Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Obby Lewanmeru
Petani Harus Jeli Kelola Air
KUPANG, POS-KUPANG.Com --- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Klas II Lasiana Kupang meminta petani di Nusa Tenggara Timur (NTT) agar jeli dan kreatif dalam mengelola air pada musim kemarau terutama pada lahan irigasi.
KUPANG, POS-KUPANG.Com --- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Klas II Lasiana Kupang meminta petani di Nusa Tenggara Timur (NTT) agar jeli dan kreatif dalam mengelola air pada musim kemarau terutama pada lahan irigasi.
Upaya tersebut dilakukan agar tanaman pertanian yang sementara diusahakan tidak gagal panen. Demikian pesan Kepala Stasiun Klimatologi Klas II Lasiana Kupang, Ir. Purwanto, kepada Pos-Kupang.Com, Selasa (24/5/2011).
Menurut Purwanto, petani di NTT harus bisa mengelola air menyusul wilayah NTT yang telah masuk musim kemarau panjang.
"Sebelumnya daerah kita mengalami musim hujan dengan rata-rata di atas normal sehingga ketersediaan air tentu banyak, meski banyak pula terjadi perembesan dan aliran permukaan (run off) hingga ke laut. Namun, tentu air atanah masih tersedia sehingga perlu dikelola secara bijak," jelas Purwanto.
Kekurangan air pada tanaman yang sempat ditanam petani dapat mengganggu proses pertumbuhan terhadap tanaman dan pada akhirnya bisa gagal panen.
Salah satu solusi yang harus dilakukan para petani (terutama petani lahan basah) adalah mengelola dan memanfaatkan irigasi yang disediakan pemerintah.
Dengan demikian penggunaan air bisa sesuai dengan kebutuhan tanaman dan dapat menghindari kerusakan pada tanaman.