Jumat, 12 Juni 2026

Laporan Wartawan Pos-Kupang.Com, Muhlis Al Alawi

Dokter Mogok sehari Pasien Membludak

KUPANG, Pos-Kupang.Com--Dampak dokter mogok pelayanan di RSU Kupang kemarin mengakibatkan membludaknya pasien yang akan memeriksakan di poliklinik rumah sakit tersebut, Selasa (24/5/2011). Membludaknya pasien menyebabkan beberapa pasien harus rela duduk di lantai menunggu panggilan diperiksa dokter.

Tayang:

KUPANG, Pos-Kupang.Com--Dampak dokter mogok pelayanan di RSU Kupang kemarin mengakibatkan membludaknya pasien yang akan memeriksakan di poliklinik rumah sakit tersebut, Selasa (24/5/2011). Membludaknya pasien menyebabkan beberapa pasien harus rela duduk di lantai menunggu panggilan diperiksa dokter.

Pantauan Pos-Kupang.Com, Selasa (24/5/2011) pagi kursi ruang tunggu dipenuhi para pasien. Tak pelak, beberapa pasien lainnya harus rela berdiri dan duduk dilantai. "Pemandangan seperti ini baru terjadi kali ini karena ada pasien sampai antri duduk di lantai dan berdiri," ujar Yanti kepada Pos-Kupang.Com, Selasa (24/5/2011).

Sebelumnya diberitakan mogoknya puluhan dokter di RSU Prof Dr. W.Z Johannes Kupang berdampak langsung pada pelayanan jasa kesehatan bagi masyarakat.

Seorang pasien mengaku bernama Yance, asal Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang nekat mendatangi ruang direktur RSU Kupang lantaran sudah antri tiga jam belum dilayani di poli penyakit dalam.

"Saya sudah datang dari tadi pagi. Perawat sudah tensi darah. Tapi kok sampai sekarang belum dilayani. Saya tanya informasinya dokter mogok. Saya datang ke direktur untuk dapat kepastian mau melayani masyarakat atau tidak. Kalau tidak biar kami pulang saja," ujar Yance dengan nada kesal kepada Pos-Kupang.Com, Senin (23/5/2011) siang.

Fakta yang sama juga dialami beberapa warga yang sudah bersabar antri selama tiga jam akhirnya terlantar lantaran tidak adanya dokter praktek di salah satu ruangan poliklinik syaraf.
"Saya sudah datang dari jam tujuh pagi tapi sampai sekarang dokternya belum ada," ujar Meliana, warga Nunbaun Delha.
 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved