Kadistan Sumtim Dukung Polisi
WAINGAPU, POS KUPANG.Com -- Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Kabupaten Sumba Timur, Ir. Josis Djawa Gigy mengatakan, pemerintah mendukung upaya pihak kepolisian setempat dalam mengungkap kasus raibnya ribuan botol confidor dari gudang dinas yang dipimpinnya.
WAINGAPU, POS KUPANG.Com -- Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Kabupaten Sumba Timur, Ir. Josis Djawa Gigy mengatakan, pemerintah mendukung upaya pihak kepolisian setempat dalam mengungkap kasus raibnya ribuan botol confidor dari gudang dinas yang dipimpinnya.
"Ini kan untuk kebutuhan banyak petani di daerah ini. Kalau hilang dari gudang seperti ini merugikan banyak pihak," katanya kepada Pos Kupang di Waingapu, Selasa (22/3/2011) siang.
Dikatakannya, raibnya ribuan botol confidor itu harus diproses sesuai aturan hukum yang berlaku. Untuk itulah maka pihaknya menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada aparat penegak hukum.
"Siapa pun yang terlibat harus ditindak. Semua teman di kantor yang tahu proses pemasukan barang ke dalam gudang telah diperiksa polisi," katanya.
Djawa Gigy mengatakan, pengadaan obat pembasmi hama belalang (confidor) yang kemudian raib dari gudang dinas tersebut belum lama ini bertujuan mengantisipasi serangan hama belalang.
Selain itu, dana yang digunakan untuk pengadaan obatan itu bersumber dari dana
emergency. Sebab, obat pembasmi hama belalang itu merupakan kebutuhan petani untuk mencegah serangan hama yang sewaktu -waktu bisa terjadi.
"Sekalipun tidak ada hama tetapi stok obat harus selalu ada. Apalagi daerah ini rawan terhadap serangan hama belalang," katanya. (ee)