Kelurahan Naikoten 2 Ramah Anak

KUPANG, POS KUPANG.Com -- Pemerintah Kelurahan Naikoten 2 sangat memperhatikan hak-hak anak, antara lain bermain, belajar dan tidak membantu orang tua mencari uang. Upaya ini untuk menyukseskan program kelurahan ramah anak.

KUPANG, POS KUPANG.Com -- Pemerintah Kelurahan Naikoten 2 sangat memperhatikan hak-hak anak, antara lain bermain, belajar dan tidak membantu orang tua mencari uang. Upaya ini untuk menyukseskan program kelurahan ramah anak.

"Pihak kelurahan bekerja sama dengan para orang tua dan para pendidik di kelurahan Naikoten 2 untuk menghormati dan menghargai hak-hak anak," kata Lurah Naikoten 2, Ricardo Therik, saat ditemui di halaman gereja St. Yoseph Naikoten 2, Rabu (12/1/2011). Therik didampingi Ketua RT 06, Klemens Korohama.

Therik dan Korohama mengunjungi setiap RT untuk mensosialisasi dan himbauan tentang pendidikan keluarga yang ramah anak. "Saya menghimbau pada para orang tua untuk membiasakan anak-anaknya membuat suatu catatan harian yang berisi kegiatan mereka sehari-hari, dimulai dari bangun pagi hingga tidur malam. Kebiasaan ini diharapkan kedepannya dapat membuat aktifitas anak-anak ini menjadi tersistem sejak dini," ujarnya.

Awalnya, kegiatan membuat catatan harian hanya diuji cobakan di RT 06. Namun, karena berhasil baik, sekarang  semua RT yang ada yaitu 13 RT dan 6 RW di kelurahan Naikoten 2 sudah menerapkan kebiasaan ini.

Selain sosialisasi dengan warga, lanjut Therik, pemerintah kelurahan bekerja sama dengan pihak sekolah-sekolah yang berada di wilayahnya untuk tidak melakukan kekerasan baik  fisik maupun verbal kepada anak muridnya. Sebaliknya, para guru diharapkan untuk selalu memberikan pujian jika anak didiknya berhasil atau melakukan kemajuan sekecil apapun itu.

Therik mengatakan, naikoten 2 sudah memiliki forum anak kelurahan. Forum anak kelurahan ini adalah ajang para anak usia 18 tahun ke bawah untuk dapat mendiskusikan permasalahan yang terjadi pada anak-anak. Forum ini sudah ada sejak tahun 2008, dan baru diresmikan pada tanggal 25 Juni 2009.

"Ada dua hal yang membuat saya bangga dengan menjadi kelurahan ramah anak. Dulu, Naikoten 2 adalah kelurahan yang memiliki banyak anak nakal atau preman. Namun, sekarang kelurahan ini sudah aman. Anak-anak yang dulu terbiasa memaki, sekarang sudah tidak lagi. Tidak ada lagi 'kebun binatang' di dalam rumah. Dan, anak-anak bersikap lebih sopan dengan terbiasa untuk saling tegur sapa jika melewati pekarangan orang lain. Kedua, prestasi kelulusan anak-anak meningkat," ujar Therik. (ii)
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved