Universita Nusa Cendana
Tim Peneliti Undana Program TFCCA Laksanakan Survei Awal dan Sampling Biota Pesisir di Lambakara
Tim Peneliti Undana melakukan seleksi biota target dan pengambilan sampel secara non-destruktif.
POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Tim Peneliti Universitas Nusa Cendana dalam Program TFCCA melaksanakan survei awal lokasi atau rapid assessment di wilayah pesisir Desa Lambakara, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur.
Kegiatan ini dilakukan untuk mengidentifikasi titik penting penelitian, meliputi habitat biota pesisir serta akses menuju lokasi pengambilan sampel.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program TFCCA, yaitu program bilateral antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Amerika Serikat, serta didukung oleh Konservasi Indonesia (KI) dan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) dalam upaya konservasi ekosistem terumbu karang.
Baca juga: Bekali Mahasiswa Undana, PLN Tanamkan Budaya K3 untuk Teknisi Masa Depan NTT
Program ini dilaksanakan dengan pendekatan berbasis sains, berorientasi pada pencapaian dampak, dan dilakukan secara kolaboratif bersama para pihak terkait.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Peneliti Undana melakukan seleksi biota target dan pengambilan sampel secara non-destruktif. Pendekatan ini dilakukan agar proses penelitian tetap memperhatikan prinsip konservasi, tidak merusak habitat, serta menjaga keberlanjutan sumber daya hayati pesisir.
Dari hasil kegiatan di pesisir Lambakara, tim memperoleh sebanyak 50 sampel biota yang didominasi oleh kelompok makroalga dan echinodermata. Sampel tersebut selanjutnya akan dianalisis untuk mengetahui potensi kandungan senyawa kimia atau bioaktif sebagai dasar kajian bioprospeksi laut.
Pengembangan bioprospeksi dari sampel biota ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi sumber daya hayati pesisir Lambakara yang memiliki nilai manfaat, baik untuk dasar pengembangan produk sederhana berbasis bahan alam, peningkatan pengetahuan masyarakat, maupun mendukung pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan.
Selain pengambilan sampel biota, Tim Peneliti Undana juga mengambil sampel air untuk pengujian plankton dan kualitas air. Data tersebut diperlukan sebagai bagian dari informasi biofisik perairan, sehingga potensi biota pesisir dapat dipahami secara lebih lengkap berdasarkan kondisi lingkungan tempat biota tersebut hidup.
Pelaksanaan kegiatan ini didampingi oleh petugas dari Balai Pengelola Kelautan Kupang dan turut dibantu oleh masyarakat pesisir Lambakara.
Masyarakat berperan dalam pengenalan lokasi, penentuan area pengambilan sampel, serta pengumpulan biota pesisir. Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun penelitian yang kolaboratif, berbasis pengetahuan lokal, dan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat pesisir.
Melalui kegiatan survei awal dan sampling non-destruktif ini, Tim Peneliti Undana berharap dapat memperoleh data awal yang kuat mengenai potensi biota pesisir Lambakara.
Hasil penelitian ini nantinya akan disampaikan kembali kepada desa dan menjadi dasar pengembangan bioprospeksi laut yang mendukung konservasi sekaligus membuka peluang pemanfaatan berkelanjutan bagi masyarakat. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Tim-Peneliti-Universitas-Nusa-Cendana-dalam-Program-TFCCA.jpg)