TOPIK
Kapal Wisata di Labuan Bajo Tenggelam
-
Proses pencarian 2 WNA Spanyol di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat NTT masih diperpanjang lagi menjadi tiga hari lagi.
-
Polisi dalami Kasus Kecelakaan KM Putri Sakinah di Labuan Bajo yang menyebabkan dua korban tewas dan dua korban hillang
-
Kepala Kantor Sar Maumere, Fathur Rahman mengatakan arus yang keras di lokasi pencarian menjadi penghambat operasi Tim Sar Gabungan hari keenam
-
Penyidikan dimulai pada Rabu, (31/12/2025), sebagai tindak lanjut atas peristiwa kecelakaan kapal wisata KM Putri Sakinah yang terjadi
-
Duta Besar Spanyol, Bernardo de Sicart Escoda, mengatakan Kedutaan Besar Spanyol berharap pencarian dilanjutkan hingga sampai jenazah ditemukan
-
Adapun peralatan tambahan yang dikerahkan meliputi dua unit underwater scooter dan dua unit teknologi Sonar (Sound Navigation and Ranging).
-
Wajah keluarga korban nampak murung dirundung kepiluan di dermaga Pelabuhan Marina saat melihat tim Sar gabungan menuju titik pencarian.
-
Ia menjelaskan, area pencarian difokuskan pada perairan Pulau Padar bagian utara dan kemudian diperluas ke arah selatan.
-
Pantauan POS-KUPANG.COM, Sabtu (27/12/2025), Kapal sudah bersandar di Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Manggarai Barat.
-
Dukungan tambahan juga dikerahkan oleh Syahbandar Labuan Bajo dengan mengirimkan satu unit kapal guna memperluas jangkauan operasi.
-
Serta unsur Tim SAR Gabungan yang terlibat meliputi, Pos SAR Manggarai Barat 8 (delapan) orang, KSOP Mabar 12 (dua belas) Orang.
-
Álvaro Ortuño, Keluarga Korban Kapal Tenggelam di Labun Bajo, asal Spanyol memberikan dukungan kepada Tim SAR dalam upaya pencarian korban.
-
Dihadang cuaca ekstrim, Tim Pencari Korban KM Putri Sakina, kapal wisata yang tenggelam di Labuan Bajo terpaksa bermalam di Pulau Padar.
-
Proses Pencarian Korban hilang dalam peristiwa tenggelamnya KM Putri Sakina di Labuan Bajo terhalang cuaca ekstrem
-
Ditpolairud Polda NTT mengerahkan armadda tambah dalam upaya pencarian korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di Selat Padar, Labuan Bajo.
-
Dalam upaya mempercepat pencarian korban, Polri bangun Sinergi Bersama KPLP, KN Grantin Jadi Pos Apung Sementara
-
Pencarian dilakukan selama sekitar 30 menit hingga akhirnya awak kapal menemukan sekoci KM Putri Sakinah yang membawa sejumlah kru kapal
-
Personel Polri dalam kapal menggunakan perakatan lengkap seperti life jacket. Beberapa kali mereka meneropong ke depan menggunakan teropong.
-
Speedboat Polairud Polres Manggarai Barat siap diterjunkan membantu proses evakuasi tim gabungan yang membantu pencarian korban hilang.
-
Seluruh kru kapal dilaporkan selamat. Mereka bertahan menggunakan sekoci setelah kapal mulai kemasukan air hingga akhirnya tenggelam.
-
Usai kejadian itu kru kapal langsung meminta pertolongan ke Tim SAR Gabungan untuk mengevakuasi para penumpang