Kamis, 11 Juni 2026

Selebrasi Piala Dunia di NTT

Jelang Piala Dunia 2026, Goris Takene Jagokan Belanda dan Inggris Melaju hingga Final

Selain Belanda, Inggris juga dinilai memiliki peluang besar dengan kekuatan pemain seperti Jude Bellingham, Harry Kane, Fikayo Tomori

Tayang:
Penulis: Edi Hayong | Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO-Dok Pribadi
SOSOK- Sosok salah satu ASN lingkup Dinas Dikbud Kota Kupang sekaligus Ketua RW 003 Kelurahan Bello, Goris Takene, memprediksi Belanda dan Inggris berpeluang besar melaju hingga final 
Ringkasan Berita:
  • Goris Takene ASN lingkup Dinas Dikbud Kota Kupang memprediksi Belanda dan Inggris melaju ke final Piala Dunia 2026
  • Skuad Belanda patut diwaspadai karena diperkuat pemain-pemain yang tampil di klub-klub elite Eropa
  • Selain Belanda, Inggris juga dinilai memiliki peluang besar dengan kekuatan pemain seperti Jude Bellingham, Harry Kane

POS-KUPANG.COM, KUPANG- Menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, salah satu ASN lingkup Dinas Dikbud Kota Kupang sekaligus Ketua RW 003 Kelurahan Bello, Goris Takene, memprediksi Belanda dan Inggris berpeluang besar melaju hingga final. 

Menurut Goris, skuad Belanda patut diwaspadai karena diperkuat pemain-pemain yang tampil di klub-klub elite Eropa seperti Virgil van Dijk, Frenkie de Jong, Memphis Depay, serta talenta muda Xavi Simons dan Bart Verbruggen.

"Menurut saya pengalaman mereka di kompetisi Eropa menjadi modal besar. Belanda bisa menjadi ancaman serius bagi tim-tim besar," kata Goris, Selasa (9/6/2026).

Selain Belanda, Inggris juga dinilai memiliki peluang besar dengan kekuatan pemain seperti Jude Bellingham, Harry Kane, Fikayo Tomori, dan Mason Greenwood.

Baca juga: Pemdes Batu Cermin di Manggarai Barat NTT Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Gratis

Meski demikian, Goris mengingatkan bahwa Prancis dan Brazil tetap menjadi kandidat kuat juara karena tradisi dan kualitas pemain yang dimiliki.

Sedangkan dari Asia, mantan wartawan Hukum dan Kriminal itu, menilai Jepang berpotensi menjadi kuda hitam turnamen.

Sebab, menurutnya, meski beberapa pemain mengalami cedera, termasuk Kaoru Mitoma, Jepang tetap memiliki kedalaman skuad dan mental bertanding yang kuat.

"Jepang bisa memberi kejutan besar. Mereka tetap layak disebut Raja Asia dan mampu menyulitkan tim-tim unggulan," ujarnya.

Baca juga: Marselinus Siga : Timnas Argentina Dipastikan Melaju Mulus Hingga Final Piala Dunia 2026

Goris memprediksi laga final ideal Piala Dunia 2026 berpotensi mempertemukan Belanda melawan Inggris, dengan Prancis, Brasil, dan Jepang sebagai tim yang patut diwaspadai sepanjang turnamen.

Prediksi berani ini langsung memicu perbincangan hangat di kalangan penggemar si kulit bundar yang memiliki jagoannya masing-masing.

Pilihan Goris Takene menempatkan Belanda dan Inggris di partai puncak bukanlah tanpa alasan kuat. Kedua tim raksasa Eropa ini memang dihuni oleh generasi emas dengan kedalaman skuad yang luar biasa di setiap lini. 

Kendati turnamen selalu penuh dengan kejutan tak terduga, konsistensi taktik dan mental juara yang dimiliki The Three Lions serta De Oranje dinilai menjadi modal utama yang mampu mewujudkan skenario final ideal tersebut.

Menurut Goris Takene, kekuatan utama Inggris terletak pada poros lini tengah yang solid serta melimpahnya opsi pemain sayap kreatif. 

Baca juga: Kapten Perse Ende Adi Atep Dukung Inggris, Tapi Berharap Portugal Juara Piala Dunia

Skema permainan mereka sangat mengutamakan kontrol wilayah (positional play) dan disiplin transisi dari menyerang ke bertahan. 

Kemampuan mematikan dalam mengeksploitasi bola mati (set-pieces) membuat anak asuh Inggris selalu punya jalan keluar saat menghadapi pertahanan blok rendah yang rapat.

Sementara Belanda dengan modernisasi Total Football, di bawah asuhan taktik yang dinamis, Belanda tidak lagi sekadar bermain indah, melainkan sangat vertikal dan pragmatis. 

Kekuatan De Oranje bertumpu pada kokohnya tembok pertahanan yang diisi bek-bek berpostur tangguh, sekaligus berfungsi sebagai awal mula serangan (ball-playing defenders). 

Mereka sangat mematikan dalam skema serangan balik cepat, memanfaatkan akselerasi pemain sayap untuk mengoyak kerapatan lini belakang musuh.,(yon)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved