Selasa, 14 April 2026

PON XXII 2028

Pengprov PASI NTT Targetkan Dua Medali Emas di PON XXII 2028

“Target kita dua medali emas. Saya yakin bahkan bisa lebih dari dua. Kita masih punya waktu dua tahun untuk mempersiapkan atlet-atlet yang hebat

Editor: Sipri Seko
POS-KUPANG.COM/POS-KUPANG.COM/ONONG BORO
KETUA - Ketua Umum Pengprov PASI NTT, Theo Widodo bicara target NTT di PON XXII 2028. 

Ringkasan Berita:- Masih punya waktu dua tahun untuk mempersiapkan atlet terbaik
- Sebagai tuan rumah, NTT akan mendapatkan fasilitas khusus berupa wildcard
- Theo Widodo optimis NTT mampu melahirkan atlet berkualitas

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eugenius Suba Boro

POS-KUPANG.COM, KUPANG — Ketua Umum Pengprov PASI NTT, Theodorus Widodo, menargetkan cabang olahraga atletik mampu menyumbangkan minimal dua medali emas bagi Nusa Tenggara Timur pada Pekan Olahraga Nasional XXII 2028.

Target tersebut disampaikan Theo Widodo saat diwawancarai usai pembukaan Pelatihan Pelatih Atletik Tingkat Dasar Seri Provinsi yang digelar di Aula KONI NTT, Kupang, Rabu (11/3/2026).

Menurut Theo, target tersebut realistis mengingat NTT memiliki potensi atlet berbakat di cabang olahraga atletik serta masih memiliki waktu dua tahun untuk mempersiapkan atlet secara maksimal.

“Target kita dua medali emas. Saya yakin bahkan bisa lebih dari dua. Kita masih punya waktu dua tahun untuk mempersiapkan atlet-atlet yang hebat,” ujarnya.

Theo menjelaskan, pada PON 2028 nanti NTT akan menjadi tuan rumah sehingga memiliki keuntungan tersendiri dalam hal keikutsertaan atlet.

NTT akan mendapatkan fasilitas khusus berupa wildcard, sehingga atlet daerah tidak perlu melalui proses seleksi Pra-PON untuk dapat tampil di ajang nasional tersebut.

Dengan peluang tersebut, PASI NTT menargetkan seluruh nomor pertandingan atletik dapat diikuti atlet asal NTT.

“Dari 49 nomor atletik yang dipertandingkan, harapan kita semuanya ada atlet NTT. Baik nomor lintasan maupun lapangan,” katanya.

 

Harapkan Peran Pelatih Atletik

Menurut Theo, keberhasilan atlet meraih prestasi tidak terlepas dari peran penting pelatih dalam proses pembinaan. Karena itu, pelatihan pelatih yang digelar PASI NTT dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia olahraga di daerah.

“Kita semua tahu bahwa atlet tidak mungkin bisa juara tanpa peran pelatih. Karena itu kami berharap setelah pelatihan ini akan muncul pelatih-pelatih hebat di NTT,” jelasnya.

Ia juga mendorong para peserta pelatihan untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan menyerap ilmu sebanyak mungkin dari para instruktur.

Theo optimistis dengan pembinaan yang baik serta dukungan pelatih berkualitas, NTT mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang siap bersaing di tingkat nasional.

“Kalau anak itu berbakat dan mendapat sentuhan pelatih yang baik, tidak butuh waktu lama untuk menjadi atlet hebat,” tandasnya. (uge)

 

 

 

Baca berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE.NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved