Jumat, 24 April 2026

Pengurus Pusat PCI Dukung Pembangunan Lapangan Cricket Internasional di Kupang 

Ia berharap universitas tersebut bisa menjadi pusat pengembangan olahraga sekaligus mendukung sektor pariwisata NTT.

Penulis: Irfan Hoi | Editor: Sipri Seko
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
RAKERDA - Pembukaan Rakerda PCI NTT yang dihadiri Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, dan pengurus pusat PCI. Jumat, (17/10/2025).  

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG  -  Pengurus Pusat Persatuan Cricket Indonesia (PCI) memberi dukungan terhadap pembangunan lapangan Cricket bertaraf internasional yang dikerjakan Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) dan Pengprov PCI NTT. 

Dewan Pembina PCI, Aziz Syamsuddin saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PCI NTT di Hotel Harper Kupang, Jumat (17/10/2025) menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi itu. 

Aziz memuji upaya strategis UKAW yang tengah menyiapkan lahan seluas empat hektare untuk pembangunan fasilitas olahraga. Ia berharap universitas tersebut bisa menjadi pusat pengembangan olahraga sekaligus mendukung sektor pariwisata NTT.

“Saya mengharapkan Universitas Kristen Artha Wacana ini bisa menjadi Sport University. Di beberapa negara maju, universitas punya unggulan olahraga masing-masing. Saya yakin dengan dukungan sarana-prasarana yang baik, UKAW bisa melahirkan atlet berprestasi dan mendukung pariwisata daerah,” ujar Aziz.

Aziz menjelaskan, pelatih dari Australia akan segera bermukim di Kupang untuk melatih cabang olahraga kriket, sekaligus mendorong kerja sama di sektor pariwisata.  Ia menambahkan, keberadaan pelatih asing juga akan membawa dampak positif bagi promosi destinasi wisata unggulan seperti Pulau Komodo dan Pantai Pink.

Selain itu, Aziz menegaskan komitmennya mendukung UKAW dari Jakarta, termasuk dengan menggandeng Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta KONI agar pembangunan fasilitas olahraga di NTT berjalan maksimal.

“Kami akan terus support. Mudah-mudahan Komodo Cricket NTT bisa mendunia. Minimal bisa menjadi basis olahraga kriket untuk kawasan Pasifik seperti Australia, Selandia Baru, Fiji, dan Papua Nugini,” tambahnya.

Aziz juga mengapresiasi prestasi tim kriket Indonesia yang berhasil meraih medali emas pada SEA Games 2023 di Kamboja, serta menegaskan dukungannya agar tim putra dan putri tetap diberangkatkan ke Thailand pada Desember 2025. 

Ketua Umum PP PCI, Abhiram Singh Yadav, menekankan pentingnya sinergi antara universitas, pemerintah, dan organisasi olahraga untuk mempercepat pembangunan lapangan bertaraf internasional di Kupang.

“Langkah strategis memulai pembangunan dari dua tahun sebelum PON adalah keputusan tepat. Kita ingin agar atlet NTT dapat berlatih lebih awal di lapangan sendiri sebelum PON dilaksanakan,” katanya. 

Menurut Abhiram, pembangunan fasilitas ini tidak hanya akan mendukung pelaksanaan PON tetapi juga menjadi fondasi bagi tumbuhnya industri olahraga di NTT.  Ia optimistis, dengan fasilitas berstandar internasional, NTT dapat menjadi tuan rumah berbagai turnamen olahraga tingkat dunia.

Abhiram juga berharap dukungan penuh dari PCI Provinsi NTT dan seluruh pemangku kepentingan agar proyek pembangunan lapangan olahraga tersebut dapat menjadi kebanggaan NTT dan Indonesia.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, Kemenpora, dan organisasi olahraga nasional, UKAW diharapkan dapat menjadi pusat pengembangan olahraga modern di wilayah timur Indonesia sekaligus memperkuat posisi NTT sebagai destinasi sport tourism di masa mendatang. (fan) 

 

 

Baca berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE.NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved