Tinju Dunia

Petinju Republik Dominika Hector Luis Garcia Resmi Umumkan Gantung Sarung Tinju

petinju Republik Dominika Hector Luis Garcia secara resmi mengumumkan bahwa dirinya gantung sarung tinju

Penulis: Edi Hayong | Editor: Edi Hayong
KOLASE-BOXINGSCENE.COM
GANTUNG SARUNG TINJU- Petinju Republik Dominika Hector Luis Garcia telah mengumumkan secara resmi bahwa gantung sarung tinju. 

POS-KUPANG.COM- Publik tinju dunia dikejutkan dengan pengumuman resmi dari petinju Republik Dominika Hector Luis Garcia yang menyatakan gantung sarung tinju.

Garcia mengumumkan minggu ini di media sosial bahwa ia telah pensiun dari dunia tinju.

Ini sekaligus menandai akhir dari kisah yang mustahil menjadi petinju yang diunggulkan.

Garcia mengakhiri kariernya dengan rekor 16-2 (10 KO). 

Baca juga: Jadwal Tinju Dunia, Albert Bell Sesumbar Siap Membungkam Keith Hunter

Sebagai petinju profesional, ia berlatih dengan Robert Garcia selama beberapa waktu.

Sebelum sebuah pencapaian luar biasa bersama pelatih Bob Santos, yang membawanya melawan Gervonta Davis di sistem bayar-per-tayang pada tahun 2023. 

Awalnya, Santos ingat sering mengajak Garcia makan di luar karena ia merasa kasihan padanya dan tidak tahu kapan Garcia akan bertarung lagi setelah Garcia awalnya pindah ke Las Vegas. 

Namun, hal itu berubah setelah sebuah panggilan telepon yang menanyakan apakah Garcia, 33, siap melawan Chris Colbert dengan pemberitahuan 19 hari.

"Saya ingat pernah bicara dengan Hector, dan semua teman tinjunya bilang, 'Jangan ikut pertarungan ini,'" ujar Santos kepada BoxingScene. 

Baca juga: Jadwal Tinju Dunia, Eddie Hearn Ingin Pertemukan Jaron Ennis Lawan Vergil Ortiz

"Dia bertanya, 'Bagaimana menurutmu, pelatih?' Dan saya bilang, 'Kita bisa melakukannya.'"

Santos bercanda mengingat saat mengajak Garcia makan roti lapis pastrami pertamanya, dan ia langsung berharap Garcia sudah diet sejak tiba di Las Vegas. 

Garcia menutup pertandingan sebagai underdog +1500 menjelang pertarungan melawan Colbert, yang dimenangkannya dengan keputusan mutlak.

"Perjudian itu membuahkan hasil dan itu mengubah hidupnya," kata Santos.

Garcia kemudian mengalahkan Roger Gutierrez untuk merebut gelar juara kelas ringan junior WBA.

Baca juga: Jadwal Tinju Dunia, Brian Mendoza Berharap Bertarung Lagi Lawan Fundora

Kemudian naik ke kelas ringan untuk melawan Davis, yang menghentikannya di ronde kesembilan. 
Selanjutnya Garcia kalah angka tipis dari Lamont Roach Jr. pada bulan November di tahun yang sama, dan dengan demikian kehilangan gelar juara kelas ringan juniornya. 

Garcia dijadwalkan kembali ke ring pada hari Sabtu (30/8/2025) melawan Carlos Beras sebelum mengumumkan pengunduran dirinya.

"Itu adalah salah satu momen terhebat saya dalam tinju, mengalahkan petinju yang dianggap underdog sebesar itu dan memenangkan pertarungan."

Garcia, seorang atlet Olimpiade Dominika tahun 2016, telah menjadi sorotan sepanjang kariernya hingga saat itu.

"Jika Anda melihat Hector, tidak ada yang mencolok dengan tes mata," kata Santos. 

Baca juga: Jadwal Tinju Dunia, Amari Jones Memilih Hengkang dari Devin Haney Promotions

"Satu hal yang ia miliki jika Anda membuatnya fokus dan bertekad, ia memiliki kemampuan yang baik dengan jarak dan waktu yang tepat."

Santos mengatakan Garcia adalah salah satu pencapaian terbaiknya sebagai pelatih, bertarung dan menang sebagai seorang underdog dalam waktu singkat.

"Ini adalah salah satu pertarungan yang tidak akan pernah saya lupakan," kata Santos. 

"Saya menyuruhnya untuk menutup telepon dan tidak berbicara dengan siapa pun". 

"Itu adalah salah satu kenangan terhebat yang akan pernah saya miliki dalam tinju. Itu adalah dua orang [Garcia dan Santos] yang terdesak."

Baca juga: Hasil Tinju Dunia, Jose Andres Teran Menang TKO atas Petarung Veteran Luis Guzman

Garcia akan menghadapi tahun 2022 yang mustahil di mana ia bersaing untuk menjadi Petarung Terbaik Tahun Ini. Hanya setahun kemudian, ia kalah dalam dua pertarungan dan tidak pernah bertinju lagi.

"Dia memiliki karier yang hebat," kata Santos menduga. 

"Dia seorang atlet Olimpiade, menjadi juara dunia, bertanding bayar-per-tayang dengan Gervonta Davis, menghasilkan banyak uang untuk dirinya dan keluarganya. Dia memenuhi semua kriteria," pungkas Santos.(*)

Sumber : Boxingscene

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved