Wisata NTT
LLiburan ke Sumba, Mampirlah ke Museum Rumah Budaya Sumba, Kisah Tentang Sumba dan Alam
Liburan ke Pulau Sumba , wisatwan akan disuguhka dengan keindahan alam di Pulau Sumba serta budata lokal
Penulis: Alfred Dama | Editor: Alfred Dama
Ringkasan Berita:
- Menjelajahi koleksi artefak dan benda peninggalan budaya.
- Memotret keunikan arsitektur rumah adat Sumba.
- Mencicipi kuliner lokal di area sekitar museum.
- Mengikuti sesi edukasi atau diskusi tentang budaya dan sejarah Sumba.
POS KUPANG.COM -- Liburan ke Pulau Sumba , wisatwan akan disuguhka dengan keindahan alam di Pulau Sumba serta budata lokal yang sangat ikonik.
Belum lagu kubur batu dari jaman megalitikum. Dan semua keindahan itu akan semakin lengkap saat wisatawan mengunjungi Museum Rumah Budaya Sumba .
Dikutip dari, tourisminfo.nttprov.go.id, jika ingin memahami jiwa dan identitas Sumba, Museum Rumah Budaya Sumba adalah tempat yang tepat untuk memulai perjalanan.
Spot ini terletak di Jl. Rumah Budaya No. 212, Kalembu Nga’banga, Waitabula, museum ini berdiri bukan hanya sebagai tempat menyimpan koleksi, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran budaya, penelitian, dan pelestarian tradisi Sumba.
Kisah di Balik Museum
Didirikan atas prakarsa Pater Robert Ramone, seorang pastor sekaligus pemerhati budaya, museum ini menjadi rumah bagi berbagai peninggalan bersejarah yang berasal dari masa prasejarah hingga masa kini.
Koleksi yang dipamerkan berasal dari sumbangan pribadi Pater Robert dan juga kontribusi dari berbagai rumah adat di seluruh penjuru Sumba.
Di dalamnya, pengunjung bisa menemukan totem, menhir, perhiasan kuno, peralatan dapur tradisional, hingga foto-foto dokumentasi karya Pater Robert yang menjadi saksi perjalanan budaya Sumba dari masa ke masa.
Daya Tarik , Aktivitas dan Tiket Serta Jam Operasional
Museum ini bukan sekadar ruang pamer, tetapi juga jendela yang membuka pandangan terhadap kekayaan etnografi Sumba. Beberapa aktivitas yang bisa dilakukan antara lain:
Baca juga: Wisata NTT, Pesona Desa Bangka Kenda, Nikmati Keindahan Persawahan Desa
Tiket masuk: Rp15.000 per orang
Jam operasional: 24 jam
Menjelajahi koleksi artefak dan benda peninggalan budaya
Memotret keunikan arsitektur rumah adat Sumba
Mencicipi kuliner lokal di area sekitar museum
Mengikuti sesi edukasi atau diskusi tentang budaya dan sejarah Sumba
Lokasi Strategis dan Akses Mudah
Hanya berjarak 6,5 km dari Bandara Tambolaka atau sekitar 9 km dari Pelabuhan Waikelo, museum ini sangat mudah diakses. Dari Kota Tambolaka, perjalanan hanya memakan waktu sekitar 10 menit menggunakan kendaraan. Akses jalan sudah beraspal mulus, sehingga nyaman bagi wisatawan.
Fasilitas dan Penginapan Terdekat
Pengunjung tak perlu khawatir soal kenyamanan, karena museum dilengkapi dengan area parkir, toilet umum, pusat informasi, warung makan, area sampah, dan sinyal telepon/internet yang sangat baik.
Bagi yang ingin menginap, tersedia pilihan akomodasi seperti Hotel Pasola, Hotel Ella, dan Hotel Sinar Tambolaka, dengan harga mulai dari Rp400.000 – Rp600.000 per malam.
Satu-satunya museum budaya Sumba yang aktif mempromosikan dan melestarikan warisan lokal
Tempat ideal bagi pelajar, peneliti, maupun wisatawan yang ingin memahami lebih dalam budaya Sumba .*
Baca berita lain di Pos Kupang.com KLIK >>> GOOGLE.NEWS
| Pesona Pantai Sawengka, Keindahan Pasir Putih Bak Permata di Pulau Pemana Sikka |
|
|---|
| Liburan ke Manggarai Timur, Kunjungi 3 Danau di Pemandangan Alam Terindah yang Mempesona |
|
|---|
| Pesona Pantai di Desa Wisata Lasiana, Temui Pemandangan yang Menyegarkan |
|
|---|
| Pesona Danau Laguna Weekuri, Ini Harga Tiket Masuk dan Fasilitasnya |
|
|---|
| Pesona Situs Budaya Megalitikum Kampung Wei Gili, Spot Wisata Wajib Dikunjungi Saat Liburan ke Sumba |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Rumah-Budata-Sumba-wajib-dikunjungi-saat-liburan-ke-Pulau-Sumbaru.jpg)