Sumba Barat Daya Terkini
Komunitas Ternak Babi Bertemu Bupati SBD Minta Surat Rekomendasi Datangkan Babi dari Luar Sumba
Hal itu berdampak negatif terhadap pengusaha ternak babi karena modal terancam gulung tikar ditambah setoran pinjaman ke bank macet.
Penulis: Petrus Piter | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter
POS-KUPANG.COM,TAMBOLAKA - Komunitas pengusaha ternak babi Sumba Barat Daya mendatangi rumah jabatan bupati, Sabtu (13/6/2026).
Meminta Bupati SBD Ratu Ngadu Bonnu Wulla agar dapat mengeluarkan surat rekomendasi agar bisa mendatangkan ternak babi dari luar Sumba.
Para pengusaha ternak babi mengaku mengalami kesulitan mendatangkan babi dari luar seperti dari Kupang atau Timor karena tidak mengantongi surat rekomendasi dari pemerintah Sumba Barat Daya sebagai daerah yang siap menerima ternak babi yang didatangkan dari luar itu.
Ketua Komunitas pengusaha ternak babi Sumba Barat Daya, Alexander Ngongo Wunda bersama Erwin Dendo dan sejumlah pengusaha lainnya mengatakan, saat ini pihaknya mengalami kesulitan mendatangkan babi dari luar karena tidak mengantongi surat rekomendasi dari pemerintah Sumba Barat Daya.
Baca juga: Cek Hasil Drawing Babak 32 Besar Liga 4 Nasional PSN Ngada dan Persada SBD
Selama ini, biasanya membeli babi dari Sumba Timur tetapi sekarang tidak bisa lagi karena sudah ada surat larangan dari pemerintah Sumba Timur untuk membawa keluar babi dari Sumba Timur. Hal itu untuk mencegah penularan virus.babi (virus ASF).
Hal itu berdampak negatif terhadap pengusaha ternak babi karena modal terancam gulung tikar ditambah setoran pinjaman ke bank macet.
Umumnya modal usaha bersumber dari pinjaman bank.
Karena itu Aleks dan Erwin meminta Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla dapat mempertimbangkan untuk mengeluarkan surat rekomendasi itu. Salah satu pertimbangan adalah perkembangan serangan virus ASF di NTT berkurang pula.
Terhadap keluhan itu, Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, S.T mengatakan siap mengeluarkan surat rekomendasi untuk mendatangkan ternak babi dari Kupang dengan catatan bila penularan virus.ASF meningkat maka pemerintah akan menghentikannya.
Bupati juga mengatakan saat ini pengusaha tidak bisa mendatangkan ternak dari Propinsi lain seperti NTB karena daerah itu status daerah merah PMK.
Karena itu rekomendasi sementara mendatangkan babi dari kupang dulu. (pet)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Pengusaha-ternak-babi.jpg)