Kabupaten Kupang Terkini
WNA Timor Leste Diduga Aniaya Pasangan hingga Terluka Parah
Aksi penganiayaan semakin brutal ketika parang yang diayunkan pelaku mengenai tangan kiri dan bagian atas kepala korban.
Ringkasan Berita:
- WNA Timor Leste diduga menganiaya pasangannya hingga mengalami luka parah
- Kejadian ini berlangsung di Noelbaki Perumahan Puri Rahayu, RT 036/RW 013, Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Rabu (27/5/2026) malam
- Aksi penganiayaan semakin brutal ketika parang yang diayunkan pelaku mengenai tangan kiri dan bagian atas kepala korban
Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Alexandro Novaliano Demon Paku
POS-KUPANG. COM, OELAMASI - Seorang perempuan muda di Kabupaten Kupang menjadi korban penganiayaan berat yang diduga dilakukan oleh pasangan hidupnya sendiri yang merupakan warga negara asing (WNA) asal Timor Leste.
Dari keterangan yang diperoleh POS.KUPANG dari Humas Polres Kupang, Jumat, (5/6/2026) Peristiwa itu terjadi di Perumahan Puri Rahayu, RT 036/RW 013, Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Rabu (27/5/2026) malam.
Korban diketahui bernama Graciela Veronika Do Rego (25), warga Desa Oebelo, Kecamatan Kupang Tengah. Sedangkan terduga pelaku berinisial DDSDJ (23), warga negara Timor Leste yang diketahui bekerja di Surabaya.
Berdasarkan laporan polisi, korban dan pelaku telah menjalin hubungan di luar pernikahan dan tinggal bersama di rumah kontrakan tersebut sejak tahun 2025.
Baca juga: BREAKING NEWS: Seorang Lansia di Oebelo Kabupaten Kupang NTT Ditemukan Tak Bernyawa
Pada malam kejadian, korban sedang memotong daging di dalam rumah.
Pelaku kemudian datang menggunakan sepeda motor dan diduga dalam kondisi dipengaruhi minuman keras.
Setibanya di rumah, pelaku disebut langsung membanting pintu depan dan melontarkan kata-kata kasar kepada korban.
Situasi kemudian memanas hingga berujung pada aksi kekerasan.
Pelaku diduga mengambil satu bilah pisau dan satu bilah parang. Dengan menggunakan pisau, pelaku menyayat kedua kaki korban.
Tidak berhenti di situ, korban juga dipukul menggunakan bagian tumpul parang, ditendang, serta dipukul menggunakan tangan dan kaki.
Aksi penganiayaan semakin brutal ketika parang yang diayunkan pelaku mengenai tangan kiri dan bagian atas kepala korban.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka pada kedua kaki, tangan kiri, bagian atas kepala, serta rasa sakit di sejumlah bagian tubuh akibat pukulan dan tendangan.
Dalam kondisi terluka dan ketakutan, korban akhirnya menyelamatkan diri dengan melompat keluar melalui jendela kamar sebelum berlari menuju rumah warga untuk meminta pertolongan. (nov)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Terlibat-Penganiayaan-Seorang-Pria-di-Kabupaten-TTU-Ditahan-Polisi.jpg)