Rabu, 22 April 2026

Sumba Barat Daya Terkini

Agustinus Pandak: Sumba Barat Daya Masih Bebas Rabies

Karena itu pihaknya secara rutin melakukan pengawasan di pelabuhan Waikelo dan Bandara Lede Kalumbang 

Penulis: Petrus Piter | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/PETRUS PITER
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumba Barat Daya, Drs.Agustinus Pandak melarang masyarakat membawa hewan penular rabies dari luar masuk Sumba Barat Daya. 
Ringkasan Berita:
  • Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumba Barat Daya, Drs.Agustinus Pandak mengatakan sampai saat ini Sumba Barat Daya masih bebas rabies
  • Pemerintah tetap siaga melakukan pengawasan untuk keluar masuknya hewan penular rabies
  • Perketat pengawasan di pelabuhan Waikelo dan Bandara Lede Kalumbang 

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM,TAMBOLAKA - Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumba Barat Daya, Drs. Agustinus Pandak mengatakan sampai saat ini Sumba Barat Daya khususnya dan Pulau Sumba umumnya masih bebas rabies.

Meski demikian, pemerintah tetap siaga melakukan pengawasan untuk keluar masuknya hewan penular rabies ke Sumba Barat Daya khususnya dan Pulau Sumba umumnya.

"Langkah itu dengan memperketat pengawasan di Pelabuhan Waikelo dan Bandara Lede Kalumbang Sumba Barat Daya serta di wilayah perbatasan dengan  Kabupaten1 Sumba Barat," ujar Agustinus Pandak, Kamis 19 Maret 2026.

Menurutnya, selama ini, pemerintah telah memutuskan melarang hewan penular rabies seperti anjing, kucing dan lainnya dari daerah tertular seperti Timor, Flores dan beberapa daerah lainnya dilarang masuk Sumba. Larangan itu masih berlaku sampai sekarang.

Baca juga: Pedagang Ikan di Sumba Barat Daya Minta Pemkab Bangun Tenda Jualan yang Memadai

Karena itu pihaknya secara rutin melakukan pengawasan di pelabuhan Waikelo dan Bandara Lede Kalumbang 

Dalam kesempatan itu, ia juga mengimbau jika masyarakat menemukan warga membawa hewan dari luar  masuk Sumba  seperti anjing, kucing dan lainnya maka segera melaporkan ke petugas agar pemerintah segera menertibkannya.

Hal itu untuk mencegah masyarakat Sumba Barat Daya lainnya membawa  penular rabies masuk Sumba Barat Daya. Hal itu menjaga keselamatan bersama. (pet)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved