TTS Terkini
DPRD TTS Dorong Dinas Teknis Pengadaan Vaksin Rabies untuk HPR
Terakhir, Kader Gerindra Kabupaten TTS ini meminta adanya alokasi anggaran khusus yang jelas dan memadai untuk penanganan rabies
Ringkasan Berita:
- Anggota DPRD TTS, Habel Hotty mendorong dinas teknis dalam hal ini Dinas Peternakan Kabupaten Timor Tengah Selatan untuk pengadaan Vaksin rabies
- Pemerintah daerah segera memastikan ketersediaan vaksin rabies di seluruh fasilitas kesehatan
- Vaksin rabies untuk HPR berjenis nobivac habis tak tersedia di Dinas Kesehatan Kabupaten TTS
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Maria Vianey Gunu Gokok
POS-KUPANG.COM, SOE- Anggota DPRD TTS, Habel Hotty mendorong dinas teknis dalam hal ini Dinas Peternakan Kabupaten Timor Tengah Selatan untuk pengadaan Vaksin rabies untuk hewan penular rabies (HPR).
"Kami melihat bahwa persoalan rabies di daerah ini bukan hal baru. Ini sudah terjadi sejak lama, sehingga tidak tepat lagi jika kita hanya berbicara soal pencegahan tanpa penyelesaian konkret. Yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah langkah nyata dan cepat," tegasnya pada Selasa (17/3) 2026) di Kantor DPRD Kabupaten TTS.
Ia menegaskan tiga hal terkait penanganan rabies di Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Hal tersebut antara lain ketersediaan vaksin, penanganan terpadu, dan alokasi berkelanjutan pada Dinas terkait yaitu Dinas Kesehatan dan Dinas Peternakan.
Baca juga: Dinas Peternakan NTT Catat Sebanyak 179.716 Dosis Vaksin Rabies Hewan Tahun 2026
"Pertama, kami mendesak pemerintah daerah untuk segera memastikan ketersediaan vaksin rabies di seluruh fasilitas kesehatan, terutama di wilayah yang paling terdampak. Tidak boleh ada lagi kasus masyarakat tidak tertangani karena kekosongan vaksin. Jangan sudah terjadi korban nyawa baru kita berbicara pencegahan," jelasnya.
Hal selanjutnya yang didorong yaitu perlu ada penanganan terpadu dan terukur, termasuk pendataan populasi hewan penular rabies, program vaksinasi massal hewan, serta pengendalian populasi secara humanis dan berkelanjutan.
Terakhir, Kader Gerindra Kabupaten TTS ini meminta adanya alokasi anggaran khusus yang jelas dan memadai untuk penanganan rabies
"Jadi bukan hanya bersifat reaktif tetapi juga berkelanjutan," ujarnya.
Sebelumnya berdasarkan data realisasi vaksin rabies untuk HPR berjenis nobivac habis tak tersedia di Dinas Kesehatan Kabupaten TTS. (any)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Habel-Hotty.jpg)