Rabu, 22 April 2026

Manggarai Terkini

Viral Sepatu Robek Arsen, Anggota DPRD Manggarai, Adven Mbejak Kritisi Program MBG

Anggota DPRD Manggarai dari Fraksi PDI Perjuangan, Aven Mbejak memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala SDI Golo Lambo yang berinisiatif

Penulis: Robert Ropo | Editor: Yeni Rahmawati
POS-KUPANG.COM/HO
Anggota DPRD Manggarai dari Fraksi PDI Perjuangan Aven Mbejak.  

Ringkasan Berita:
  • Viralnya seorang pelajar Marselinus Beke yang akrab disapa Arsen menggunakan sepatu robek saat ke Sekolah Sasar Inpres (SDI) Golo Lambo, Desa Golo Lambo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, NTT disoroti berbagai pihak.
  • Selain pihak sekolah, Anggota DPRD Manggarai pun turut buka suara terkait viralnya masalah ini di media sosial.
  • Sebagai anggota DPRD, Ia memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala SDI Golo Lambo yang telah berinisiatif bersama pihak lainya 

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, RUTENG -- Viralnya seorang pelajar Marselinus Beke yang akrab disapa Arsen menggunakan sepatu robek saat ke Sekolah Sasar Inpres (SDI) Golo Lambo, Desa Golo Lambo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, NTT disoroti berbagai pihak.

Selain pihak sekolah, Anggota DPRD Manggarai pun turut buka suara terkait viralnya masalah ini di media sosial.

Anggota DPRD Manggarai dari Fraksi PDI Perjuangan, Aven Mbejak kepada POS-KUPANG.COM, melalui sambungan telepon, Rabu 18 Februari 2026, menyampaikan rasa perihatin kepada Arsen.

Sebagai anggota DPRD, Ia memberikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala SDI Golo Lambo yang telah berinisiatif bersama pihak lainya yang telah membuka donasi dan telah membelikan sepatu baru dan tas baru untuk Arsen. 

Menurutnya, dari sisi bantuan Pemerintah sudah tidak ada masalah, sebab orang tua Arsen mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Indonesia Pintar (PIP). 

"Dari sisi bantuan pemerintah sudah tidak ada masalah. Langka positif yang dilakukan kepala sekolah sangat baik menyampaikan ini kepada publik, membuka donasi untuk anak Arsen. Saya pikir ini juga perlu dilakukan di sekolah-sekolah lain jika ada anak yang kurang mampu seperti ini,"Ujarnya.

Namun, kata Aven, PDI Perjuangan perlu mengkritisi terkait program makan bergizi gratis (MBG) ini. Pemerintah pusat perlu mengevaluasi kembali terkait program MBG, karena masih ada banyak warga yang membutuhkan program yang lebih menyentuh langsung dari aspek kemanusiaan. 

Baca juga: 32 Personel Polda NTT Berprestasi Raih Penghargaan, Wakapolda Ingatkan Profesionalisme

Dikatakan Aven, ada dua hal yang saling bertolak belakang terjadi di akhir-akhir ini di waktu yang sama di wilayah Kecamatan Satarmese.

Di sisi lain ada viral keracunan diduga komsumsi MBG dan di lain sisi ada viral Arsen seorang pelajar yang ke sekolah dengan sepatu robek karena keterbatasan ekonomi orang tuanya. 

"Ada dua hal yang bertolak belakang terjadi di Satarmese dengan waktu yang sama. Di satu sisi ada viral keracunan MBG dan di lain sisi pada waktu yang sama juga ada masalah kondisi ekonomi seperti yang dialami oleh anak Arsen di Golo Lambo ini. Inilah yang kita kritisi terutama kami dari PDI Perjuangan. Harus evaluasi program MBG ini karena ini tidak terlalu menyentuh dari aspek kemanusiaan, ada hal-hal lain yang perlu dilihat, sebab banyak program ekonomi dan pendidikan yang dipangkas gara-gara program MBG ini. Ini yang kita perhatin betul,"Ujarnya.

Viralnya kesulitan ekonomi yang dihadapi Arsen hingga mencuat di media sosial menaruh perhatian banyak pihak.

Bukan disengaja, bukan tak ingin tampil rapi, hanya karena kondisi ekonomi orang tuanya serba terbatas.

Ayahnya Martinus Miru dan Ibunya Florentina hanya seorang petani yang memiliki penghasilan pas-pasan.

Apalagi sang ibu Florentina sedang sakit sehingga tidak bekerja sepenuhnya untuk mencari nafkah.

Hal itulah yang membuat Arsen tampil apa adanya tanpa menyurutkan semangatnya untuk terus bersekolah untuk masa depan yang lebih baik. (rob)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved