Sumba Timur Terkini
PT Muria Sumba Manis Serahkan Kontainer Sampah kepada Pemkab Sumba Timur
Sampah, kata dia, seharusnya sudah dipilah sejak dari rumah tangga agar tidak seluruhnya berakhir menumpuk di tempat pembuangan akhir.
Lebih lanjut, Yonathan Hani menjelaskan kalau ke depan pengelolaan sampah akan dibangun dengan ekosistem yang lebih baik.
Sampah, kata dia, seharusnya sudah dipilah sejak dari rumah tangga agar tidak seluruhnya berakhir menumpuk di tempat pembuangan akhir.
Pemilahan itu dilakukan antara sampah organik dan anorganik.
Sampah plastik, lanjutnya, dapat dikelola melalui kerja sama dengan pengepul yang saat ini telah ada di Waingapu. Mereka mampu mencacah sampah plastik sebelum dijual kembali ke Surabaya.
“Ke depan akan dimulai dari kantor bupati dan kantor DPRD,” sebutnya.
Darurat Sampah
Pemerintah Indonesia telah menetapkan status darurat sampah nasional sebagai respons terhadap krisis pengelolaan limbah yang semakin mengkhawatirkan di berbagai daerah.
Menurut data terbaru, kemampuan negara dalam mengelola sampah secara benar baru mencapai sekitar 24 persen. Sementara timbulan sampah diperkirakan mencapai kurang lebih 143.824 ton per hari.
Kondisi ini menegaskan perlunya penguatan kapasitas dan kolaborasi dalam pengelolaan sampah secara berkelanjutan, terutama di daerah dengan aktivitas masyarakat yang terus berkembang seperti Sumba Timur.
Berangkat dari kepedulian tersebut, PT Muria Sumba Manis (MSM) menyerahkan satu unit kontainer pengangkut sampah kepada Pemerintah Daerah. (dim)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/PT-MSM-serahkan-bantuan-konteiner.jpg)