Breaking News
Sabtu, 2 Mei 2026

TTU Terkini

Deker Penghubung Ambruk, Warga Dusun II Desa Oetalus TTU Terancam Terisolir 

Sebanyak 150 kepala keluarga yang berdomisili di Dusun II. Selain itu, terdapat satu fasilitas umum yakni bangunan SDN Tuamolo.

Tayang:
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM/DIONISIUS REBON
AMBRUK - Deker penghubung warga Dusun II dan Dusun I, Desa Oetalus, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten TTU ambruk usai diterjang banjir, Minggu (25/1/2026) 

Deker Penghubung Ambruk, Warga Dusun II Desa Oetalus TTU Terancam Terisolir 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon 

POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Warga Dusun II, Desa Oetalus, Kecamatan Bikomi Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bakal terisolir. 

Hal ini disebabkan oleh ambruknya sebuah deker penghubung antara dusun I dan dusun II desa itu.

Selain terancam terisolir, para siswa-siswi sekolah dasar juga terancam tidak dapat mengenyam pendidikan.

Pasalnya, ruas jalan tersebut merupakan satu-satunya akses jalan para siswa pergi mengenyam pendidikan di SDN Tuamolo.

Baca juga: NTT Mart Hadir di Kabupaten TTU, Pasar Menjanjikan Bagi Produk UMKM Lokal

Kepala Desa Oetalus, Timotius Asuat mengatakan, hujan lebat dan angin kencang yang terjadi di wilayah Kabupaten TTU beberapa waktu terakhir menyebabkan deker yang menghubungkan wilayah Dusun 1 dan Dusun II desa tersebut ambruk. Ruas jalan tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung masyarakat dusun dua ke kantor desa maupun ke ruas jalan umum.

Deker penghubung itu ambruk pada Sabtu, 24 Januari 2026 pagi. Deker tersebut ambruk setelah banjir bandang terjadi di kali yang melintasi titik itu beberapa hari terakhir.

"Itu tidak bisa lewat lagi. Karena deker itu sudah putus total. Kendaraan roda dua dan roda empat tidak bisa lewat lagi," ujarnya, Minggu, (25/1/2026).

Sebanyak 150 kepala keluarga yang berdomisili di Dusun II. Selain itu, terdapat satu fasilitas umum yakni bangunan SDN Tuamolo.

Ia menjelaskan, warga Dusun II juga mengaku khawatir lantaran ruas jalan ini merupakan satu-satunya akses mereka bepergian. Apabila hujan lebat terjadi di wilayah itu, masyarakat dipastikan tidak dapat melintas.

Pemerintah Desa Oetalus telah melaporkan kejadian tersebut kepada BPBD Kabupaten TTU. Laporan tersebut dilayangkan melalui Grup WhatsApp Desa/Kelurahan Siaga Bencana.

Kendati demikian, mereka diarahkan untuk menyampaikan laporan tertulis ke BPBD Kabupaten TTU. Rencananya, pada Senin, 26 Januari 2026, Pemdes Oetalus bakal mengirim laporan tertulis kepada BPBD TTU.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui ketika sejumlah warga dari Dusun II hendak bepergian ke Dusun I, Desa Oetalus. Namun, ketika tiba di lokasi ini, mereka tidak bisa melintas lantaran deker penghubung ini sudah ambruk.

Kepala BPBD TTU, Octho Nule membenarkan adanya informasi tersebut. BPBD TTU bakal melaporkan kejadian ini kepada Bupati TTU setelah menerima laporan tertulis dari Pemdes Oetalus. (bbr)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved