Breaking News
Sabtu, 2 Mei 2026

Rote Ndao Terkini

BBM Langka, Bupati Rote Ndao Bertindak: Penimbun Disanksi, Aparat Hukum Diperkuat

Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk semakin intens menangani krisis kelangkaan BBM yang melanda wilayahnya.

Tayang:
Penulis: Mario Giovani Teti | Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM/MARIO TETI
BAHAS BBM - Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk bahas solusi kelangkaan BBM dengan Pemilik Toko Piet, Fransiskus Xaverius Alain Niti Susanto di Kupang. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Mario Giovani Teti 

POS-KUPANG.COM, BA'A - Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk semakin intens menangani krisis kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda Kabupaten Rote Ndao, wilayah paling Selatan Indonesia. 

Bupati Paulus Henuk telah bertemu dengan pemilik Toko Piet, Fransiskus Xaverius Alain Niti Susanto untuk membahas langkah penanganan dan solusi atas kondisi yang dialami Rote Ndao.

Pertemuan tersebut digelar menyusul keluhan masyarakat yang telah berlangsung sejak beberapa waktu terakhir akibat keterlambatan kapal pengangkut BBM yang belum dapat berlayar karena kondisi cuaca buruk, sehingga stok BBM di daratan belum tiba tepat waktu. 

Kondisi ini memperburuk keresahan yang sebelumnya sudah muncul di sejumlah lokasi dan memicu antrean panjang serta penutupan sementara SPBU akibat kosongnya pasokan.

Dalam pernyataannya, Bupati Paulus Henuk menegaskan bahwa pemerintah daerah akan mengawasi distribusi BBM secara ketat dan meminta aparat keamanan untuk mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan situasi untuk keuntungan pribadi.

"Saya menegaskan kepada seluruh pihak agar tidak memanfaatkan situasi kelangkaan BBM ini untuk kepentingan pribadi," lugas Bupati Paulus Henuk, Sabtu (17/1/2026).

Ia meminta aparat hukum untuk menindak secara tegas praktik penimbunan serta penjualan BBM di atas harga yang ditetapkan, yang dinilai turut memperparah situasi pasokan di lapangan.

Pernyataan ini sejalan dengan sejumlah sorotan publik terkait persoalan distribusi BBM di Rote Ndao yang sebelumnya dilaporkan banyak warga sulit mendapatkan BBM berbagai jenis di SPBU setempat.

"Hingga saat ini kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat proses distribusi dan memastikan harga eceran tetap sesuai ketentuan, sementara masyarakat diminta tetap tenang, pasokan BBM dipastikan datang," imbau Bupati Paulus Henuk. (rio)

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved