Manggarai Terkini
Jembatan Wae Nimbar Elar Selatan Terancam Ambruk, Warga Minta Pemerintah Segera Perbaiki
Jembatan yang menghubungkan akses jalan Wukir, Ibu Kota Kecamatan Elar Selatan dengan beberapa desa di sekitarnya itu sudah mengalami kemiringan
Penulis: Robert Ropo | Editor: Yeni Rahmawati
Ringkasan Berita:
- Jembatan Wae Nimbar di Desa Sangan Kalo, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur yang menghubungkan ruas jalan Raong - Woko Ledu - Wirung kini terancam ambruk.
- Warga setempat meminta agar Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur untuk segera mengatasi keresahan tersebut.
- Jembatan yang menghubungkan akses jalan Wukir, Ibu Kota Kecamatan Elar Selatan dengan beberapa desa di sekitarnya itu sudah mengalami kemiringan karena terjadi retakan yang besar dan menganga, akibat longsor.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo
POS-KUPANG.COM, BORONG -- Jembatan Wae Nimbar di Desa Sangan Kalo, Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur yang menghubungkan ruas jalan Raong - Woko Ledu - Wirung kini terancam ambruk.
Warga setempat meminta agar Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur untuk segera mengatasi keresahan tersebut.
Jembatan yang menghubungkan akses jalan Wukir, Ibu Kota Kecamatan Elar Selatan dengan beberapa desa di sekitarnya itu sudah mengalami kemiringan karena terjadi retakan yang besar dan menganga, akibat longsor.
Camat Elar Selatan, Herman Agas Kepada POS-KUPANG.COM, Minggu (28/12/2025), mengatakan, terkait terancam ambruknya jembatan tersebut sudah dilaporkan kepada Bupati Manggarai Timur.
Jembatan tersebut terancam ambruk karena terdampak longsor di bagian utara jembatan.
Terjadinya tanah longsor, karena curah hujan tinggi dan terjadi banjir bandang di sungai itu pada (21/12/2025) lalu.
Herman juga mengatakan, akibat kerusakan jalan itu, akses lalu lintas terganggu.
Baca juga: Jalan Pagal-Beamese Manggarai Rusak Berat, Anton : Sudah Banyak Mobil Jatuh ke Jurang
Dimana jembatan tersebut hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda 2 dan pejalan kaki, sedangkan kendaraan besar tidak bisa melintas.
"Kalau motor masih bisa tapi selalu waspada, sedangkan mobil sementara lewat jalur jalan alternatif langsung di kali,"ujarnya.
Jika hujan turun, lanjutnya, para orang tua murid yang anaknya bersekolah TK Negeri Umandawa, SDI Gising dan SMP Negeri 11 Elar Umandawa merasa kurang nyaman.
Pasalnya mereka harus harus melewati jembatan tersebut.
Selain itu, Pelaksana Pekerjaan Hotmix oleh PT. Indo Raya Jaya Perkasa yang saat ini sedang melaksanakan pekerjaan di ruas Jalan Raong-Woko Ledu-Wirung tidak bisa beraktifitas seperti biasa, karena takut melintasi Jembatan tersebut.
"Yang takutnya sekarang kalau hujan lebat dan longsor baru datang, pasti jembatan besi Gelagar pasti jatuh,"ujar Herman.
Terpisah Alo salah satu warga kepada POS-KUPANG.COM, Minggu pagi, meminta kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur segera merespon terkait putusnya jembatan itu.
"Pemerintah secepatnya perbaiki jembatan ini, karena jembatan ini jadi penghubung untuk akses lalu lintas bagi warga di berapa desa di Elar Selatan,"ujar Alo diamini warga lainya. (rob)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
Manggarai Timur
Desa Sangan Kalo
Kecamatan Elar Selatan
jembatan
Evergreen
Pos Kupang Hari Ini
POS-KUPANG.COM
| PLN UIP Nusra Peduli Pendidikan di Ulumbu, Bupati Manggarai Apresiasi |
|
|---|
| Viral Aksi Anggota Lantas Kempeskan Ban Sepeda Motor di Ruteng, Kasat Lantas Buka Suara |
|
|---|
| Unit Jatanras Polres Manggarai Ringkus Tiga Pelaku Pencurian Handphone |
|
|---|
| Viral Warga Berebut Nomor Antrean di RSUD Ruteng, Begini Penjelasan Manajemen |
|
|---|
| Sidang Sinode IV Sesi II Keuskupan Ruteng Bahas Bidang Pewartaan, Pengudusan, dan Persekutuan Umat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Berita-Manggarai-Minggu-2.jpg)