Timor Tengah Utara Terkini

Tahun 2025, Pemkab TTU Salurkan 235 Sapi Bantuan kepada Masyarakat 

Pemkab TTU melalui Dinas Peternakan telah menyalurkan sebanyak 42 ekor sapi bantuan kepada masyarakat pada sejumlah desa di Kabupaten TTU.

Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Apolonia Matilde
POS-KUPANG.COM/HO
SALURKAN BANTUAN - Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Trimeldus Tonbesi, mengatakan, Pemkab TTU melalui Dinas Peternakan telah menyalurkan sebanyak 42 ekor sapi bantuan kepada masyarakat pada sejumlah desa di Kabupaten TTU. 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab TTU melalui Dinas Peternakan menyalurkan 42 ekor sapi bantuan kepada warga di sejumlah desa, sebagai bagian dari total 235 ekor sapi yang dialokasikan dari APBD 2025
  • Bantuan ini diberikan kepada 235 kepala keluarga di tujuh desa: Noepesu, Noebaun, Motadik, Oepuah, Humusu Wini, Manamas, dan Fatutasu.
  • Bantuan sapi bertujuan memperkuat pembibitan ternak sekaligus meningkatkan ekonomi rumah tangga

 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon 


POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Trimeldus Tonbesi, mengatakan, Pemkab TTU melalui Dinas Peternakan telah menyalurkan sebanyak 42 ekor sapi bantuan kepada masyarakat pada sejumlah desa di Kabupaten TTU.

Penyaluran sapi ini merupakan bantuan dari Pemkab TTU kepada masyarakat di Kabupaten TTU yang bersumber dari APBD Kabupaten TTU tahun 2025.

Pada tahun 2025 ini, kata Trimeldus, Pemkab TTU menyalurkan sebanyak 235 ekor sapi kepada masyarakat di Kabupaten TTU. Bantuan sapi ini menyasar 235 kepala keluarga yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten TTU.

"235 kepala keluarga ini tersebar di 7 desa," ujarnya, Minggu, 7 Desember 2025.

Tujuh desa tersebut yakni, Desa Noepesu, Desa Noebaun, Desa Motadik, Desa Oepuah, Desa Humusu Wini, Desa Manamas, dan Desa Fatutasu.

Bantuan sapi ini disalurkan untuk memastikan pembibitan sapi berjalan maksimal serta menunjang ekonomi rumah tangga masyarakat di Kabupaten TTU.

Ia meminta masyarakat untuk merawat ternak sapi bantuan tersebut dengan. Tim dari Dinas Peternakan Kabupaten TTU akan melakukan pemantauan dan pengecekan di lapangan secara berkala.

Hal ini untuk memastikan bantuan sapi tersebut benar-benar dipelihara bukan untuk dijual. Bantuan sapi ini juga disalurkan untuk mendorong masyarakat rajin beternak.

Para suplayer saat ini sedang melaksanakan proses pembelian sapi di lapangan. Sebelum sapi tersebut dibeli, tim dari Dinas Peternakan akan melakukan seleksi dan pengecekan terhadap sapi yang bakal dibeli tersebut untuk memastikan kelayakan.

"Tim dari Dinas Peternakan TTU ini langsung melakukan seleksi di lokasi pembelian untuk kemudian di datangkan ke TTU," ungkapnya.

Saat ini tersisa 193 ekor yang belum disalurkan. Trimeldus meyakini sapi bantuan ini akan tuntas terealisasi sebelum akhir tahun 2025. Pasalnya, para kontraktor atau suplayer adalah orang-orang yang telah berkompeten dalam pengadaan semua jenis sapi.

"Jadi pasti tuntas sebelum memasuki tahun baru," bebernya.

Pada tahun anggaran 2025 ini setiap keluarga penerima manfaat akan menerima 1 ekor sapi bibit bantuan. Ihwal spesifikasi jenis sapi masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya. (bbr)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
 
 

 

 

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved