Sumba Barat Daya Terkini
Mahasiswa Kelompok Cipayung Plus Demo Ke Polres, DPRD Dan Kantor Bupati Sumba Barat Daya
Penahanan dua masiswa karena kedapatan melakukan penambangan pasir laut secara ilegal di Pantai Keruni, Kecamatan Loura
Penulis: Petrus Piter | Editor: Sipri Seko
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Piter
POS-KUPANG.COM, TAMBOLAKA - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok cipayung plus yang terdiri PMKRI, GMNI, GMKI dan BEM Unika Weetabula melakukan aksi demonstrasi ke Kantor Polres Sumba Barat Daya, Rabu 10 September 2025.
Masa mahasiswa mendesak Kapolres Sumba Barat Daya, AKBP Harianto Rantesalu, S.IK, M.H menuntaskan berbagai permasalahan kriminal yang terjadi di daerah itu. Misalnya kasus pembunuhan yang terjadi di Weepangali, kasus pelecehan terhadap peremuan oleh salah satu oknum Polres Sumba Barat Daya, kasus penahanan dua masiswa karena kedapatan melakukan penambangan pasir laut secara ilegal di Pantai Keruni, Kecamatan Loura, Sumba Barat Daya dan berbagai kasus lainnya.
Dihadapan Kapolres Sumba Barat Daya bersama jajarannya, koordinator aksi demonstrasi Marselinus Umbu Zaghil bersama Hans, Freghi dan lainnya dalam orasinya mendesak Kapolres Sumba Barat Daya untuk menuntaskan berbagai persoalan yang menimpah masyarakat Sumba Barat Daya selama ini.
Kepolisian selaku penegak hukum harus benar-benar bekerja untuk menegakan hukum dan memberi rasa keadilan bagi masyarakat daerah ini.
Sampai saat ini, orasi mahasiswa masih berlangsung dan secara serius pula didengarkan Kapolres bersama jajarannya.Informasi setelah melakukan aksi di Polres Sumba Barat Daya, ratusan mahasiswa itu akan melakukan aksi ke Kantor DPRD SBD dan Kantor Bupati SBD. (pet)
Baca berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE.NEWS
Sumba Barat Daya
Cipayung Plus
Tambolaka
Kapolres Sumba Barat Daya
Polres Sumba Barat Daya
Kecamatan Loura
Pantai Keruni
POS-KUPANG.COM
| Stok BBM Terbatas, Antrean Kendaraan Kembali Padati SPBU Radamata Sumba Barat Daya |
|
|---|
| Tiga Bulan Uji Coba, Pemkab SBD Resmi Berlakukan Fingerprint, ASN Terancam Sanksi Tegas |
|
|---|
| Harga Eceran Pertalite di Kabupaten Sumba Barat Daya Masih Tinggi, Meski Persediaan BBM Normal |
|
|---|
| Stok BBM Kosong, Harga Eceran Pertalite di Kabupaten Sumba Barat Daya Rp 20.000 Per Botol |
|
|---|
| Stunting SBD Sebesar Rp 38,7 Persen, Pemerintah Dorong Desa Tetapkan Alokasikan Anggaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Demo-mahasiswa-SBD-Cipayung.jpg)