Minggu, 12 April 2026

NTT Terkini 

Kadis Pertanian NTT Dorong Benih Unggul dan Dukungan Pusat

Pertemuan tersebut, kata dia, membahas dukungan bantuan perbenihan untuk meningkatkan produktivitas pertanian di NTT.

Penulis: Irfan Hoi | Editor: Oby Lewanmeru
POS-KUPANG.COM
BERTEMU - Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Joaz Bily Oemboe Wanda (tengah) ketika bertemu pejabat di Kementerian Pertanian RI. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

POS-KUPANG.COM, KUPANG – Kepala Dinas (Kadis) Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT, Joaz Bily Oemboe Wanda menyebut, Pemerintah Provinsi NTT saat ini tengah memperkuat langkah strategis untuk mendorong kemajuan sektor pertanian melalui sinergi intensif dengan pemerintah pusat.

Joaz mengatakan, upaya tersebut merupakan bagian dari strategi besar untuk memastikan sektor pertanian NTT mampu tumbuh lebih produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

“Pertanian adalah tulang punggung ekonomi masyarakat NTT. Karena itu, kami terus membangun komunikasi dan koordinasi aktif dengan pemerintah pusat agar kebutuhan daerah benar-benar terakomodasi dalam kebijakan nasional,” ujarnya, Minggu (12/4/2026). 

Ia menjelaskan, salah satu langkah konkret dilakukan melalui pertemuan strategis yang berlangsung pada 8 April 2026 bersama Direktur Perbenihan Tanaman Pangan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Dr. Ladiyani Retno Widowati. 

Baca juga: Wapres Gibran Tinjau Agroeduwisata GMIT, Dorong Modernisasi Pertanian dan Peran Anak Muda NTT

Pertemuan tersebut, kata dia, membahas dukungan bantuan perbenihan untuk meningkatkan produktivitas pertanian di NTT.

Menurut Joaz, ketersediaan benih unggul menjadi faktor krusial dalam mendorong peningkatan hasil produksi sekaligus menjaga kualitas budidaya petani.

“Dukungan perbenihan ini sangat penting, terutama untuk memastikan petani kita mendapatkan benih yang sesuai dengan kondisi wilayah NTT. Ini akan berdampak langsung pada produktivitas dan keberlanjutan usaha tani,” katanya. 

Selain itu, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Direktur Pangan dan Pertanian Kementerian PPN/Bappenas, Jarot Indarto, guna menggalang dukungan pendanaan pembangunan pertanian, baik melalui APBN maupun kerja sama dengan lembaga non-government organization.

Joaz memaparkan, fokus pengembangan pertanian NTT ke depan mencakup komoditas strategis seperti jagung, sorgum, hortikultura, serta komoditas perkebunan unggulan seperti kopi, kakao, dan buah-buahan, termasuk jeruk keprok Soe.

Tak hanya peningkatan produksi, Pemprov NTT juga menaruh perhatian pada aspek hilirisasi agar komoditas unggulan memiliki nilai tambah yang lebih tinggi.

“Kami tidak ingin berhenti di produksi saja. Hilirisasi harus diperkuat supaya hasil pertanian kita punya nilai ekonomi lebih besar dan benar-benar meningkatkan kesejahteraan petani,” kata dia.

Dalam pembahasan tersebut, ujar dia, juga disinggung pentingnya dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2027 sebagai instrumen untuk memperkuat pembangunan pertanian yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Joaz mengatakan, Pemprov NTT akan terus memperjuangkan dukungan dari pemerintah pusat sebagai bagian dari komitmen membangun sektor pertanian yang tangguh.

“Kami optimistis, dengan sinergi yang kuat antara pusat dan daerah, pembangunan pertanian di NTT akan semakin maju dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya. (fan)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM Lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved