Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Selasa 9 Juni 2026, “Garam dan Terang”
Renungan Harian Katolik dari Bruder Pio Hayon SVD merujuk pada Bacaan I : 1Raj. 17: 7-16 dan Injil: Mat. 5: 13-16
"Jangan Sembunyikan Terangmu": Terang Kristus dalam diri kita terpancar melalui perbuatan-perbuatan baik kita yang nyata. Terkadang, kita memilih untuk "menyembunyikan terang" karena takut dinilai pamer, takut ditolak, atau sekadar acuh tak acuh dengan situasi sekitar.
Yesus mengingatkan kita bahwa kebaikan harus ditunjukkan, bukan untuk mencari pujian bagi diri sendiri, melainkan agar orang lain yang melihat perbuatan baik itu memuliakan Bapa di surga. Kehidupan kristiani kita harus menjadi kesaksian yang hidup. "Bahaya Kehilangan Identitas":
Yesus memberikan peringatan keras: jika garam menjadi tawar, ia tidak ada gunanya lagi selain dibuang dan diinjak orang. Ini adalah refleksi mendalam bagi kita.
Ketika kita mulai berkompromi dengan dosa, ikut-ikutan melakukan ketidakadilan, atau hidup dalam keegoisan, kita sedang kehilangan "rasa asin" dan memadamkan "terang" kita. Kita menjadi sama persis dengan dunia yang gelap dan hambar, sehingga kehadiran kita sebagai orang beriman kehilangan maknanya.
Saudara-saudari terkasih,
Pesan untuk kita, pertama, Tuhan Yesus memanggil kita bukan untuk menjadi penonton yang pasif, melainkan menjadi agen perubahan yang membawa rasa dan harapan di tengah dunia yang sering kali hambar dan gelap ini.
Kedua, seperti janda di Sarfat yang tidak kekurangan karena berani memberi, kita pun diundang untuk berani berkorban demi memancarkan kasih Allah kepada sesama.
Ketiga, mari kita hidup sedemikian rupa sehingga melalui perkataan dan perbuatan kita sehari-hari, nama Bapa di surga semakin dimuliakan. Tuhan memberkati kita.(*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Bruder-Pio-Hayon-SVD-menulis-Renungan-Harian-Katolik.jpg)