Breaking News
Senin, 8 Juni 2026

Timor Leste

Bertemu Sekjen CNRT Timor Leste, Hasto PDIP : Kita Sama Sama Lahir dari Penindasan 

Adapun pertemuan itu dilakukan untuk meminta dukungan agar kunjungan Presiden ke-5 RI Megawati berjalan lancar

Tayang:
Editor: Ryan Nong
KOMPAS.COM
Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto saat memberikan keterangan kepada wartawan di Lenteng Agung pada Februari 2026 lalu. Hasto dan delegasi pada Rabu (3/6/2026) menemui pimpinan CNRT di Dili Timor Leste. 

POS-KUPANG.COM, DILI - Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto menyebut partainya dan partai Congresso Nacional da Reconstrucao de Timor (CNRT) di Timor Leste memiliki kesamaan sejarah. 

Hal itu dia sampaikan saat bertemu Sekretaris Jenderal CNRT yang juga Wakil Perdana Menteri Timor Leste Francisco Kalbuadi Lay di Kantor Pusat CNRT, Dili pekan lalu.

Hasto mengatakan PDIP dan CNRT memiliki kesamaan sejarah perjuangan karena sama-sama lahir dari pengalaman menghadapi penindasan. 

"Jika CNRT gerilya di hutan, maka PDI Perjuangan bergerilya di kota," kata Hasto.

Baca juga: Gagasan Presiden Timor Leste Soal Laut China Selatan di Tengah Sengketa Wilayah

Adapun pertemuan itu dilakukan untuk meminta dukungan agar kunjungan Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri ke Dili pada Juli 2026 berjalan lancar. 

Saat ini CNRT merupakan partai yang sedang berkuasa di Timor Leste.

"Agar kunjungan Presiden Kelima Republik Indonesia yang juga Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri ke Dili berjalan dengan sukses, lancar dan aman," ujar Hasto dikutip dari Kompas.com. 

Menanggapi permintaan tersebut, Francisco menyatakan kesiapannya untuk menyambut Megawati dengan baik saat berkunjung ke Timor Leste pada Juli mendatang.

Dalam pertemuan itu, Francisco juga menyinggung peran Megawati dan mantan Presiden Timor Leste Xanana Gusmao dalam memperbaiki hubungan kedua negara setelah melewati masa-masa sulit.

Menurut dia, kedua tokoh tersebut memilih mengedepankan rekonsiliasi dibanding terus terjebak dalam konflik masa lalu.

"Sehingga orang kagum dan memuji ketika melihat hasil rekonsiliasi ini. Orang Indonesia dan Timor Leste jika bertemu sudah seperti saudara, melupakan dendam masa lalu dan bisa saling tertawa bersama," ujar Francisco.

Dia berharap hubungan antara CNRT dan PDIP dapat menjadi jembatan untuk mempererat hubungan Indonesia dan Timor Leste, tidak hanya dalam bidang politik tetapi juga kemanusiaan. (*)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved