Nasional Terkini
Gaji Pegawai Koperasi Desa Merah Putih Ditopang APBN 2 Tahun Pertama
Kementerian Keuangan mengungkapkan skema pembiayaan gaji pegawai Koperasi Desa Merah Putih.
POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Askolani mengungkapkan skema pembiayaan gaji pegawai Koperasi Desa Merah Putih.
Menurut Askolani, Kemenkeu menyiapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai sumber pembayaran gaji pegawai Kopdes pada fase awal.
Skema ini berlaku sebagai jembatan agar operasional koperasi berjalan sebelum memiliki pendapatan sendiri.
Askolani menyebut dukungan APBN disiapkan untuk dua tahun pertama. "Untuk 2 tahun pertama itu akan diupayakan dari APBN," ujar Askolani, Selasa (5/5/2026).
Proses rekrutmen pegawai melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga.
Tahapan seleksi, termasuk Computer Assisted Test, dikoordinasikan Badan Kepegawaian Negara dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Setiap kementerian dan lembaga juga menangani aspek administratif dan teknis dalam rekrutmen.
Setelah peserta dinyatakan lolos, pemerintah mengambil alih pembiayaan gaji melalui APBN pada tahap awal.
"Kalau untuk kegiatan rekrutmennya, kembali di masing-masing K/L. Untuk penerimaan pegawainya, nanti ada BKN, untuk Kementerian PANRB, dan untuk Danantara," jelasnya.
Baca juga: Ketua Koperasi Desa Merah Putih Penfui Timur: Pembiayaan Negara Untuk Kami Nol Rupiah
Skema ini disusun untuk memastikan koperasi desa dapat beroperasi sejak awal tanpa kendala pendanaan.
"Planningnya pemerintah itu dalam 2 tahun pertama akan didukung dari APBN. Setelah 2 tahun, dia akan menggunakan dana operasionalnya dari KDMP," kata dia.
Setelah periode tersebut, koperasi ditargetkan memiliki basis usaha yang cukup untuk membiayai operasional secara mandiri.
"Yang mudah-mudahan dia sudah mulai eksis, dia mulai untung. Jadi, bridging awal yang akan didukung dari APBN untuk 2 tahun pertama," lanjutnya.
Rincian alokasi anggaran masih dibahas di internal Kementerian Keuangan. "Nanti detail dari APBNnya lagi didiskusikan di internal Kemenkeu," ungkap Askolani.
Pendanaan gaji tidak berasal dari satu kementerian tertentu. Skema dirancang lintas kementerian dan lembaga sesuai kewenangan masing-masing.
Program ini juga dikaitkan dengan peran Agrinas Pangan Nusantara dalam memperkuat koperasi desa sebagai penggerak ekonomi lokal.
Pemerintah menargetkan Kopdes Merah Putih mampu berdiri mandiri setelah dua tahun dukungan awal dari APBN. (*)
Sumber: Kompas.com
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Askolani-ok.jpg)