Selasa, 9 Juni 2026

Idul Fitri 2026

Besok Kementerian Agama Gelar Sidang Isbat Penentuan Idul Fitri

Pemerintah melalui Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat pada Kamis (19/3/2026) besok.

Tayang:
Editor: Alfons Nedabang
POS-KUPANG.COM/IRFAN HOI
Foto ilustrasi. Anggota Tim Pemantau Hilal saat sedang melakukan pemantauan hilal dari kantor BMKG NTT, di Kota Kupang, Rabu (22/3/2023). Dalam penentuan Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, masi tetap berpatok pada pemantaun hilal. 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Agama akan menggelar sidang isbat pada Kamis (19/3/2026) besok.

Sidang isbat untuk menentukan hari raya Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah dari hasil pemantauan hilal yang dilakukan menjelang matahari terbenam di ufuk barat, di seluruh wilayah Indonesia.

Sidang isbat digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Jakarta. Sidang ini dimulai pukul 16.00 WIB dimulai dengan seminar pembahasan hasil perhitungan astronomi. 

Kepastian pelaksanaan sidang isbat disampaikan Direktur Jenderal Bina Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama RI, Abu Rokhman.

Ia meminta agar umat Islam di Indonesia tetap tenang tak tergerus isu terkait maju atau mundurnya penyelenggaraan sidang Isbat yang disebut akan digelar pada siang hari. 

"Umat Islam diharapkan tetap tenang dan menunggu keputusan pemerintah dalam sidang Isbat 19 Maret besok," katanya melalui pesan singkat, Rabu (18/3/2026). 

Sidang isbat akan digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Jakarta. Sidang ini dimulai pukul 16.00 WIB dimulai dengan seminar pembahasan hasil perhitungan astronomi. 

Kemudian masuk pada pembahasan hasil pengamatan hilal dari wilayah timur Indonesia berangsur sampai wilayah barat Indonesia.

Selain itu, Rokhman juga mengimbau kepada masyarakat untuk menghargai setiap perbedaan dalam penentuan awal bulan Syawal ini.

Khususnya apabila terjadi perbedaan antara hasil dari metode rukyat atau pengamatan mata dengan metode hisab atau perhitungan astronomi.

"Umat Islam juga diimbau bersikap dewasa dalam menyikapi, seandainya terjadi perbedaan Idul Fitri 1447 Hijriah," imbuh dia. (*)

Sumber: Kompas.com

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved