Sabtu, 2 Mei 2026

CPNS 2026

Bikin Penasaran, Benarkah CPNS 2026 Akan Dibuka? Simak Bocoran KemenPAN-RB

Belum juga ada kepastian dari pemerintah, Seleksi CPNS 2026 benar-benar bikin penasaran, benarkah akan dibuka? Simak Bocoran KemenPAN-RB.

Tayang:
Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Adiana Ahmad
Instagram Kemenpan via Tribun
BENARKAH CPNS 2026 DIBUKA? - Seleksi CPNS. Bikin Penasaran, Benarkah CPNS 2026 Akan Dibuka? Simak Bocoran KemenPAN-RB 

POS-KUPANG.COM - Pemerintah hingga kini belum memastikan akan melakukan Rekrutmen CPNS 2026.

Hal itu bikin penasaran para pemburu NIP. Selama ini baik BKN maupu Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( Kemen PAN-RB ) hanya memberikan pernyataan-penyataan mengambang yang kemudian menimbulkan spekulasi di masyarakat.

Terbaru, MenPAN RB Rini Widyantini mengumumkan bahwa ada 160.000 PNS Pensiun di tahun 202. 

Posisi yang ditinggalkan PNS Pensiun  itu harus segera diisi. Namun Rini tidak secara tegas menyebut apakah 160.000 posisi yang ditinggal PNS Pensiun itu akan diisi pada Seleksi CPNS 2026.

Pernyataan Rini Widyantini itu kemudian disimpulkan sebagai Kuota CPNS 2026.

Baca juga: Dokumen Pendaftaran CPNS 2026 dan Panduan Cara Daftar & Tahapannya,Persiapkan Sebelum Seleksi Dibuka

Lalu benarkan Pemerintah akan membuka Rekrutmen CPNS 2026? Simak Bocoran KemenPAN-RB.

KemenPAN-RB melalui Deputi Bidang SDM Aparatur KemenPAN-RB), Aba Subagja mengatakan kebutuhan penambahan ASN terus bergulir mengingat setiap tahunnya ada sekitar 160 ribu ASN yang pensiun.

Namun terkait rencana seleksi CPNS untuk memenuhi kekosongan posisi yang ditinggalkan ASN yang pensiun juga didasarkan atas ketersediaan anggaran Kementerian Keuangan.

"Kalau lihat komposisi saat ini, ASN kita sudah 6.500.000-an, dari situ sesungguhnya ada kelebihan stok ASN kita di 2024, karena stok kita ada 1,2 juta. Yang melamar kemarin itu kurang lebih 5 jutaan," ujarnya.

Oleh sebab itu, pihaknya akan melakukan pemetaan dan demikian terlihat pos-pos mana yang membutuhkan tambahan ASN. Adapun, Aba memastikan jumlah PNS yang pensiun ini tidak akan mengurangi layanan publik.

Adapun, strateginya, bagaimana sekarang pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan ASN yang ada saat ini.

Baca juga: KemenPAN-RB Soal Kuota CPNS 2026: Jika Prinsipnya Zero Growth 160 Ribu Itulah yang Direkrut

"Jadi sesungguhnya formasi ini dalam rangka meningkatkan pelayanan publik kita dan kinerja pemerintah sehingga masyarakat merasa terlayani," ujarnya.

Saat ini, sekitar 70 persen ASN terpusat di daerah, sementara di pusat hanya sekitar 20 % .

Namun, ke depannya, Aba mengatakan pemerintah ingin agar porsinya merata. Fokus utama pemerintah soal ASN saat ini yakni memenuhi kebutuhan guru di sekolah-sekolah yang masih kosong dan bidang kesehatan, yakni tenaga kesehatan. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved