Sabtu, 18 April 2026

Nasional Terkini

Kemiskinan Struktural jadi Masalah Utama Anak Bunuh Diri

Tragedi tersebut menjadi gambaran mendalam tentang realitas kehidupan sosial di mana peristiwa kelam dapat terjadi

Editor: Ryan Nong
KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (31/3/2025). 

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Kemiskinan struktural jadi penyebab fenomena anak-anak mengakhiri hidup.

Hal itu jadi sorotan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar dalam agenda dialog ketahanan psikososial di Kampus Universitas Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (27/2/2026).

Cak Imin, sapaan akrabnya, menyebut tragedi tersebut menjadi gambaran mendalam tentang realitas kehidupan sosial di mana peristiwa kelam dapat terjadi karena faktor ekonomi. 

"Masalah utamanya adalah kemiskinan struktural dan kohesi sosial yang terus berusaha kita atasi bersama-sama, sambil kita mengakhiri problematika utama kita, yaitu kemiskinan dan persoalan-persoalan struktural lainnya," tutur Cak Imin

Cak Imin mengatakan, pemerintah bersama masyarakat harus bekerja sama agar isu kesehatan mental yang sudah sangat mengkhawatirkan ini tidak terus berulang.

Ia mengaku sangat terpukul mendengar kasus seorang anak yang mengakhiri hidupnya akhir-akhir ini.  

Ketua umum Partai Kebangkitan Bangsa ini  menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan kejadian-kejadian kasus bunuh diri akibat permasalahan mental terus terjadi.

"Kejadian (bunuh diri) bukan hanya menimbulkan penyakit mental, tetapi juga kita menjadi bangsa yang rapuh. Kita harus terus menjadi kekuatan yang saling memperdayakan," ucap Cak Imin.

Ia menyebutkan, catatan Kementerian Kesehatan bahwa ada 28 juta orang Indonesia yang memiliki masalah kesehatan mental adalah fenomena gunung es yang sangat mengkhawatirkan.

"Setiap saat (gangguan mental) akan bisa lebih banyak dan lebih parah lagi. Faktanya pemicu gangguan kesehatan mental cukup kompleks dan multidimensi," kata dia. (*)

 

Ikuti berita terbaru POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved