Sabtu, 25 April 2026

Kerja Sama Indonesia dan Timor Leste

Universitas Terbuka Bidik Mahasiswa Indonesia di Timor Leste

Mereka menyasar mahasiswa Indonesia yang ada di negara tetangga, republik Demokratik Timor Leste atau RDTL. 

Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/DOK-Universitas Terbuka
PERLUAS JANGKAUAN - Universitas Terbuka (UT) terus memperkuat perannya dalam pengembangan pendidikan tinggi internasional. 

POS-KUPANG.COM, DILI - Satu langkah maju dibuat Universitas Terbuka (UT). Kampus negeri itu kini memperluas jangkauan pendidikan tinggi jarak jauh ke level internasional.

Mereka menyasar mahasiswa Indonesia yang ada di negara tetangga, republik Demokratik Timor Leste atau RDTL. 

Inisiatif tersebut memberikan kesempatan bagi staf dan Warga Negara Indonesia (WNI) di lingkungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Dili untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Doktor Ilmu Manajemen dan Doktor Administrasi Publik.

Perluasan akses pendidikan ini terwujud melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Rektor Universitas Terbuka dan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Timor-Leste.

Penandatanganan dilakukan saat kunjungan kerja UT ke Timor-Leste pada 2-5 Februari 2026.

Baca juga: Tim FIB UGM Kunjungi Timor Leste Bahak Kerja Sama Pendidikan dan Riset

Pada tahap awal, sembilan tokoh penting telah mendaftar, termasuk Duta Besar RI untuk Timor Leste, atase, pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) yang beroperasi di Timor-Leste.

Dengan sistem pendidikan jarak jauh, staf KBRI Dili dan WNI tidak perlu lagi melakukan perjalanan bolak-balik Indonesia-Timor Leste untuk menyelesaikan studi S-3.

Selain akses pendidikan, UT juga membuka program kerja sama akademik. Urusan administrasi dan keuangan pun dipermudah melalui kolaborasi dengan Bank BRI Timor Leste.

Kerja sama ini memfokuskan pada penguatan layanan saluran pembayaran biaya registrasi, sehingga mahasiswa warga negara Timor-Leste dapat melakukan transaksi keuangan akademik dengan mudah, aman, dan efisien.

Delegasi UT juga memperkuat kerja sama dengan delapan Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Swasta (PTS) di Timor-Leste. Hal ini merupakan tindak lanjut dari program tahun 2025.

Program tersebut meliputi penyetaraan dan pengakuan kurikulum, peningkatan kualifikasi dosen dan staf PTN/PTS Timor-Leste di UT, serta pertukaran dosen dan mahasiswa.

Program lainnya termasuk riset kolaborasi, pengabdian masyarakat, penawaran mata kuliah pada platform ICE-Institute, hingga publikasi ilmiah pada jurnal-jurnal UT. (*)

 

Ikuti berita terbaru POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved