Timor Leste
Unesa Bakal Beri Beasiswa Untuk Atlet Petanque Timor Leste
Program tersebut sekaligus untuk memantau perkembangan olahraga petanque di sana
POS-KUPANG.COM, SURABAYA - Universitas Negeri Surabaya (UNESA) memberi dukungan untuk perkembangan cabang olahraga Petanque Timor Leste.
Dalam latihan yang digelar di Unesa, Wakil Rektor IV Unesa Profesor Dwi Cahyo Kartiko yang juga merupakan Ketua Pengprov FOPI Jawa Timur menjanjikan beasiswa bagi atlet Petanque Timor Leste.
Sebelumnya dukungan nyata Unesa ditunjukkan dengan bantuan peralatan latihan yang terdiri dari tujuh set bola besi (bosi), tujuh bola kayu (boka), dan dua unit circle. Penyerahan dilakukan oleh Profesor Dwi Cahyo Kartiko.
Baca juga: Tim Petanque Timor Leste Jalani Pelatihan di Surabaya
“Bola ini bisa dipakai latihan hingga dua tahun mendatang, bahkan sampai kapan pun asalkan tidak hilang. Kami ingin petanque berkembang pesat seperti di Indonesia karena biayanya murah,” ucap Cahyo dikutip dari KBRN, Jumat (24/10/2025).
Program tersebut sekaligus untuk memantau perkembangan olahraga petanque di sana, agar dapat berpartisipasi pada SEA Games mendatang.
“Kami tidak berhenti membantu sampai di sini, tahun depan kami kirim tim PKM ke Timor Leste,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan pesan dari Rektor Unesa untuk memberikan beasiswa kepada atlet Timor Leste. Dari seluruh peserta yang ditanya, dua orang menyatakan minat untuk melanjutkan studi di Unesa.
Cahyo mengaku terharu melihat semangat atlet Timor Leste yang langsung berlatih menggunakan bola baru tersebut. Ia berharap, semangat latihan dan pengalaman di Unesa dapat diterapkan ketika mereka kembali ke negaranya.
Antonio de Araujo, calon pelatih Timor Leste yang juga anggota Exco NOC Timor Leste, menyampaikan apresiasinya. Ia berterima kasih kepada KONI Pusat, PB FOPI, dan Unesa atas perhatian dan dukungan terhadap pengembangan petanque di negaranya.
“Luar biasa kami mendapat perhatian dan pelayanan yang baik, apalagi dengan bantuan peralatan ini. Segera setelah pulang akan kami sosialisasikan ke semua distrik agar cepat mendirikan induk olahraga petanque di Timor Leste,” ujar Antonio yang juga salah satu anggota Executive Committe (Exco) NOC (National Olympic Committee) Timor Leste.
Tim Petanque Timor Leste sudah beberapa hari menggelar latihan bersama di UNESA. Tim ini dikirim oleh Presiden CDTL (Confederacao Do Desporto De Timor Leste), Macario Floriano Sanches.
CDTL mengirimkan 5 calon atlet untuk berlatih, yaitu Abrao Da Costa Monteiro, dan Ivalio Rosalino Fatima Smith. Serta Lidia Moreira, Zidanio Ernartino Riano Guterres Pereira, dan Ovidio Hermenegildo Freitas Pinto Da Conceicao Reis.
Selain 5 atlet terdapat juga 2 calon pelatih. Mereka adalah Antonio De Araujo (calon pelatih), Adao Pinto (calon pelatih).
Timor Leste belum memiliki induk organisasi petanque, karenanya Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman menginisiasi kolaborasi. Kolaborasi ini melibatkan PB FOPI (Federasi Olahraga Petanque Indonesia), Pengprov FOPI Jawa Timur, dan UNESA. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Tim-petanque-Timor-Leste-yang-sedang-menjalani-pelatihan-di-kampus-Unesa.jpg)