Senin, 18 Mei 2026

Musik

Album Chill n Kill: Manifesto Don Smokeeey

Album ini bukan sekadar rekaman baginya, tetapi proses grind, jatuh-bangun, dan pembuktian diri.

Tayang:
Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/HO/HO-DON SMOKEEEY
Musisi hip hop NTT Don Smokeeey merilis album debut bertajuk “Chill n Kill” 
- Transpose +

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Musisi hip hop asal Pulau Palue Smokey OG a.k.a Don Smokeeey merilis album debut bertajuk “Chill n Kill”. Albun perdana Don Smokey ini sudah bisa didengar di semua platform musik digital mulai Jumat (15/5/2026). 

Album Chil n Kill menjadi penanda langkah yang lebih jauh Don Smokeeey setelah menapaki jalan panjang lewat single independennya, serta merajut jejak bersama grup hip hop Cru Father Said yang menggema di skena lokal. Album ini semacam suara dari pinggiran yang tumbuh pelan, namun pasti. 

“Sepenggal kisah struggle di balik hustle,” ungkap Don Smokeeey dalam keterangan yang diterima POS-KUANG.COM, Sabtu (16/5/2026).

Baca juga: Hip Hop Lembata Foundation: 12 Tahun Mendefinisikan Lembata

Sepuluh track di dalam album perdana tersebyt bukan sekadar musik, tapi fragmen hidup sang musisi. Tentang malam yang panjang, mimpi yang belum padam, luka yang disimpan dalam diam, dan harapan yang dibalut dengan ambisi yang terus menyala walau dunia terasa dingin, namun ada sentuhan cinta di dalamnya.

"Setiap bar terasa jujur, setiap beat membawa cerita," demikian Don.

Dengan balutan nuansa chill, lo-fi, dan soul, yang berpadu halus dengan sentuhan jazz, boom bap, hingga G-funk, “Chill n Kill” berdiri sebagai dua sisi koin yang saling melengkapi; ketenangan untuk merenung dan energi untuk bertarung.

Don Smokeeey mengakui “Chill n Kill” lahir dari perjalanan panjang selama satu setengah tahun. Album ini bukan sekadar rekaman baginya, tetapi proses grind, jatuh-bangun, dan pembuktian diri.

Tiga studio lokal jadi saksi, dari RDS Home Studio Maumere, lanjut ke OSB Record’s Larantuka, sampai akhirnya disempurnakan di Komunitas KAHE Maumere. Panjang memang, tetapi dia ingin menegaskan bahwa setiap ruang punya vibe, setiap langkah punya cerita. 

Dalam konstruksi musikalnya, album ini melibatkan kolaborasi dengan sejumlah produser hip hop seperti XX91 Beat, Em_beatz.id, dan roxxman, yang berperan dalam merancang lanskap ritmis dan tekstur audial dengan pendekatan yang beragam. 

Tahap pascaproduksi kemudian dipercayakan kepada Rendy da Silva dan Luffyelbeat melalui proses mixing dan mastering guna memastikan koherensi frekuensi, kedalaman ruang, serta keseimbangan sonoritas pada setiap komposisi. 

Album ini juga diramaikan oleh kolaborasi dengan Uncle T, Rhymeon, Outsiderbxk, Andre Dotto, Chandrakilla, dan Cozy, juga dengan salah satu penyanyi bernama Yessa. Masing-masing mereka membawa warna, rasa, dan identitas unik, menjadikan karya ini sebagai ruang temu berbagai karakter dalam satu harmoni. 

Tak berhenti di situ, sentuhan visualnya turut diperkuat lewat kolaborasi dengan seniman asal Maumere, Aldo Fernandes, yang menghidupkan identitas album melalui karya cover yang penuh karakter. Sementara itu, dimensi visual lirik dipercayakan kepada Tomy Riberu sebagai Lyric Video Creator, yang menerjemahkan setiap bar menjadi visual yang hidup, mempertegas emosi di balik setiap kata.

"Ini bukan cuma album. Ini perjalanan. Ini tentang bertahan di tengah tekanan, tentang tetap jalan meski pelan, tentang hustle yang tak selalu terlihat, tapi nyata. Bagaimanapun juga tetaplah waras dan jujur dalam berkarya," pungkas Don Smokeeey.

Daftar lagu "Chill n Kill" terdiri dari  (1) Intro : Relaxxx, (2) Sahaja, (3) Taste, (4) Inama, (5) Devotio Dei, (6) Lowkey, (7) Jang Putus, (8) Splash,  (9) Legacy, dan (10) Outro: Chill & Kill. 

Tentang Don Smokeeey 

Smokey OG a.k.a Don Smokeeey adalah rapper dan penulis lagu independen yang berasal dari pulau Palue dan berbasis di kota Maumere, NTT. Ia aktif berkarya sebagai musisi sejak 2019 dan bergabung dalam kolektif hip hop Cru Father Said. 

Baik sebagai solois maupun bagian dari kolektif, ia meyakini serentak menjadikan hip hop lebih dari sekadar musik atau jalinan rima. Hip hop baginya adalah sebuah medium jujur yang lahir dari denyut kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu, Don Smokeeey percaya merawat hip hop berarti juga merawat senjata untuk menyampaikan kebenaran, menjadi suara bagi mereka yang tak mampu bersuara. (*)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved