Ribuan Simpatisan Sambut Paket Johny-Ludin Lega
Para tetua adat, tokoh masyarakat dan ribuan simpatisan tumpah ruah di jalan dan sembilan titik rumah adat sedaratan Adonara menyambut kedatangan paket bakal calon (balon) Bupati - Wakil Bupati Flores Timur periode 2010-2015, Hironimmus Semau Johny Odjan, S.Sos atau biasa disapa Johny Ojan (JO) dan H. Ludin Lega, S.H (LL) di Pelabuhan Terong, Pulau Adonara, Kamis (15/4/2010).
ADONARA, POS KUPANG. com -- Para tetua adat, tokoh masyarakat dan ribuan simpatisan tumpah ruah di jalan dan sembilan titik rumah adat sedaratan Adonara menyambut kedatangan paket bakal calon (balon) Bupati - Wakil Bupati Flores Timur periode 2010-2015, Hironimmus Semau Johny Odjan, S.Sos atau biasa disapa Johny Ojan (JO) dan H. Ludin Lega, S.H (LL) di Pelabuhan Terong, Pulau Adonara, Kamis (15/4/2010).
Rombongan yang tiba di Pelabuhan Terong sekitar pukul 09.30 Wita menggunakan Kapal Motor (KM) Sinar Mutiara 3 dari Larantuka, langsung diarak dengan konvoi kendaraan roda dua dan roda empat menuju ke lango belen atau rumah adat masyarakat Desa Terong, Koli Lewo Pulu.
Sepanjang jalan menuju rumah adat, paket balon bupati - wakil bupati dieluh-eluhkan warga. Mereka melambaikan tangan sembari meneriakkan yel-yel kemenangan paket JO - LL.
Di rumah adat paket ini diterima H. Muhammad Kobu, adik Raja Terong dan istri almahrum Raja Terong, Saleha Adiah. Di rumah adat itu, paket yang mendeklarasikan diri dengan nama paket Join diberi kehormatan dan sebagai tanda diterima secara adat duduk di kursi kehormatan milik Raja Terong. Keduanya sekaligus diminta untuk menyampaikan niat kedatangan paket tersebut ke Desa Terong.
"Kedatangan kami, memohon doa restu dan dukungan untuk menjadi pelayan ribu ratu Lamaholot di daerah ini,"kata JO sembari meminta warga Terong untuk tidak lari ke lain hati.
Usai menyampaikan maksud kedatangan mereka, rombongan yang terdiri dari koalisi Jalin Lamaholot, di antaranya Ketua DPC Partai Hanura, Maria Gorety Tokan, dan sekretaris, Syaiful Sengaji, Ketua DPC PKS, Ahmad Mustawa, Ketua Dewan Pembina PKS, Gafar Ismail, Ketua DPC PBB, Ahmad Budiman dan pengurus Partai Demokrat, Frans Pulo Gaza, Ketua DPC Pakar Pangan, Stanis Ola Dolu, beserta semua pengurus PAC partai koalisi bergerak ke Desa Lamahala dan mereka diterima di Gorang Baqa Pito.
Di rumah adat Gorang Baka Pito rombongan diterima Muhammad Bapa Ense, anak Suku Goran Baqa Pito. Selanjutnya rombongan diterima dan diarak menuju ke rumah adat Suku Selolong dan diterima Haji Adnan Sengaji.
Dalam penyambutan itu, H. Adnan Sengaji mengatakan menerima dengan bangga kedatangan paket Join ke Desa Lamahala.
"Kami bangga mendukung paket ini. Kami merasa ada keterwakilan. Dan, paket Join adalah representasi dari masyarakat kecil karena keduanya pernah dizalimi oleh tangan-tangan kekuasaan.
Terhadap sambutan meriah itu, JO menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat Desa Lamahala. "Kami selalu memohon dukungan dari seluruh masyarakat Flores Timur khususnya masyarakat Desa Lamahala. Sudah lama jalinan hubungan kekerabatan dan kekeluargaan ini kita bangun dan sekarang saatnya kita bergandeng tangan untuk sama-sama gelekat lewo (mengabdi, red) tanah lamaholot,"ajak JO disambut tepuk tangan meriah di rumah adat itu.
Usai bersama masyarakat adat Desa Lamahala, rombongan langsung menuju Desa Lamabunga. Namun, sampai di Waiwerang, pusat kota Adonara, paket Join menyempatkan diri menuju pasar Inpres Waiwerang.
Balon yang didampingi pimpinan partai pendukung, turun dari mobil dan berjalan kaki sekitar 200 meter menuju pasar Inpres Waiwerang. Di dalam pasar itu, keduanya menyapa para pedagang dan menanyakan pendapat mereka terhadap sejumlah kebutuhan pokok yang dijual di pasar itu.
Siti, seoarang pedagang di pasar itu, mengaku gembira dan haru melihat kedatangan calon bupati dan wakil bupati ke Pasar Inpres. "Kami terharu dan senang melihat calon bupati dan wakil bupati yang mau masuk ke pasar yang kumuh ini,"kata Siti.
Usai memantau pasar, paket Join kembali ke mobil dan menuju Kiwangona. Di Desa Kiwangona, rombongan dijemput menuju rumah adapt dan diterima oleh Sulung Kai Jari Korebima. Dari Kiwangona, rombongan yang sepanjang jalan dielukan para simpatisan itu menuju Lamapaha dan diterima oleh orang tua adat di rumah adat Lewobelek, Kakan Gego Rae Hinga, Arin Gasi Lau Nara, yakni Frans Ama Kopong.
Rombongan kemudian disapa dengan sapaan adat dan para tetua adat menyatakan mendukung paket Join. Dari rumah adat Lewobelek, rombongan menuju ke Desa Hinga dan singgah di rumah besar atau rumah adat Lama Tokan dan diterima oleh Nuen Tokan.
Di rumah adat itu, Nuen mengungkapkan kegembiraannya dan berharap Join didukung ribu ratu lamaholot. Usai diterima warga Desa Hinga, rombongan bergerak menuju Kelu dan diterima secara adat oleh tokoh adat setempat, Silvester Tupen.
Paket yang dikenal sederhana ini diterima dengan upacara adapt oleh Suku riang Hepat bersama para tua adat, Masan Geon. Dari Kelu, rombongan menuju Pepak dan diterima secara adat pula di Suku Pepak Geka oleh Ama Jabir Wuring, Bun Tibu, Ama Beda dan Ama Nusa.
Pada titik terakhir, rombongan telah ditunggu oleh ribuan massa pendukung di Lamabunga. Mereka diterima dengan sapaan adat serta tarian hedung. Kedua balon itu diselendangi dan diarak menuju ke rumah keluarga balon wakil bupati.
Di hadapan ribuan massa, Join menyatakan tekad mereka untuk bergandengan tangan seia sekata membangun Lewotana Lamaholot jika keduanya dipercayakan masyarakat Lamaholot untuk memimpin Flores Timur lima tahun kedepan.
Di Lamabunga, mewakili keluarga, Ami Nuen menyampaikan ucapan terimakasih atas kepercayaan partai politik yang merupakan representasi masyarakat Flores Timur kepada Join walaupun ada tangan-tangan jahil yang atas nama kekuasaan mencoba mengobrak-abrik koalisi. "Tapi berkat Tuhan dan Lewotana koalisi ini tetap dapat mengusung Join, "katanya.
Dan, sebagai keluarga, Nuen mengatakan, Flores Timur butuh perubahan sehingga ia berharap Join dapat menjadi pelopor perubahan di Flores Timur. "Kami atas nama keluarga mengucapkan terimakasih atas kepercayaan kepada paket Join. Kepada Pak Johny dan Pak Ludin kami keluarga berpesan, jadilan pemimpin dan bukan penguasa,"harapnya.
Ketua koalisi, Ety Tokan mengakui bangga dengan antusias masyarakat menerima paket Join. "Sepanjang jalan, ketika melihat penerimaan masyarakat terhadap paket yang kami tetapkan ini, kami merasa bangga karena masyarakat sangat antusias. Masyarakat inginkan perubahan di daerah ini," katanya. (iva)