Harga Emas
Harga Emas Antam Hari Ini Selasa 9 Juni 2026 Turun Lagi Rp 10.000 Per Gram
Harga emas Antam hari ini Selasa 9 Juni 2026 turun lagi Rp 10.000 jadi Rp 2.733.000 per gram, cek harga buybacknya
Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Adiana Ahmad
Sentimen positif bagi emas muncul setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Israel dan Iran tengah mengupayakan gencatan senjata dalam waktu dekat.
Baca juga: Daftar Lengkap Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Senin 8 Juni 2026: Galeri 24, Antam dan UBS
Trump mengatakan kedua negara sedang berupaya mewujudkan gencatan senjata segera dan negosiasi akhir menuju perdamaian terus berlangsung.
Wakil Presiden sekaligus Senior Metals Strategist di Zaner Metals Peter Grant mengatakan, kabar tersebut membantu mengangkat harga emas dari titik terendahnya.
"Emas bangkit dari level terendah yang terjadi di pasar luar negeri hanya karena adanya kabar bahwa mungkin akan ada gencatan senjata baru antara Iran dan Israel. Hal itu sedikit mengurangi tekanan penurunan harga," ujar Grant.
Harapan Perdamaian Kurangi Daya Tarik Aset Safe Haven
Selama ini emas dikenal sebagai aset safe haven yang banyak diburu investor saat terjadi konflik geopolitik atau ketidakpastian ekonomi.
Namun, jika kesepakatan damai benar-benar tercapai, risiko inflasi akibat lonjakan harga energi berpotensi mereda. Kondisi tersebut juga dapat mengurangi tekanan terhadap bank sentral untuk mempertahankan suku bunga tinggi dalam jangka waktu lebih lama.
Suku bunga yang tinggi umumnya menjadi sentimen negatif bagi emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil atau bunga seperti instrumen investasi lainnya.
Selain itu, penguatan dolar AS turut membatasi ruang kenaikan harga emas. Mata uang Negeri Paman Sam tersebut bergerak mendekati level tertinggi dalam hampir dua bulan setelah laporan ketenagakerjaan AS pekan lalu menunjukkan hasil yang lebih kuat dibandingkan perkiraan pasar.
Dolar yang menguat membuat komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain.
Berdasarkan alat pemantau FedWatch milik CME Group, pelaku pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Desember mencapai 43 % .
Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan sekitar 14 % yang tercatat sebulan lalu.
Investor Menanti Data Inflasi AS
Pelaku pasar kini menantikan sejumlah data ekonomi penting dari Amerika Serikat yang diyakini dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan suku bunga The Fed.
Data Indeks Harga Konsumen (Consumer Price Index/CPI) untuk Mei dijadwalkan dirilis pada Rabu, sementara data Indeks Harga Produsen (Producer Price Index/PPI) akan diumumkan pada Kamis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/harga-emas-Logam-Mulia-emas-UBS-Kamis-5-Mart-26-1.jpg)