Harga Emas
Sore Ini, Harga emas Antam, Galeri24 dan UBS Kompak Turun Rp 6.000 Per Gram, Cek Daftar Terbaru
Sore Ini, Senin 16 Maret 2026, harga emas Antam, Galeri24 dan UBS kompak turun tipis Rp 6.000 Per Gram, cek daftar terbarunya
Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Adiana Ahmad
Ringkasan Berita:
- Harga emas di Pegadaian sore ini kompak turun Rp6.000 per gram.
- Dengan penurunan itu, harga emas Antam menjadi Rp 3.041.000 per gram
- Harga emas Galeri24 hari ini turun menjadi Rp3.006.000 per gram.
- Harga emas UBS turun menjadi Rp3.006.000 per gram.
POS-KUPANG.COM - Sore Ini, Senin 16 Maret 2026, harga emas Antam, Galeri24 dan UBS kompak turun tipis Rp 6.000 per gram, cek daftar terbarunya.
Dengan penurunan tersebut, Harga emas Antam hari ini menjadi Rp3.041.000 per gram.
Selanjutnya, harga emas UBS hari ini turun menjadi Rp3.020.000 per gram.
Dan, Harga Emas Galeri24 hari ini turun menjadi Rp3.006.000 per gram.
Sementara itu, harga buyback emas Antam menjadi Rp2.693.000 per gram, UBS Rp2 .817.000 per gram, dan Galeri24 Rp2.820.000 per gram.
Baca juga: Harga Emas Batangan Makin Murah Hari ini, UBS dan Galeri24 Turun Lagi
Gerai emas Pegadaian menjual emas Antam dan Galeri24 dengan kuantitas 0,5 gram hingga 1.000 gram. Sementara, emas UBS yang tersedia dari 0,5 gram hingga 500 gram.
Berikut daftar harga emas Antam, UBS dan Galeri24 di Pegadaian Senin 16 Maret 2026.
Harga emas Antam
0,5 gram: Rp1.637.000
1 gram: Rp3.041.000
2 gram: Rp5.984.000
3 gram: Rp8.861.000
5 gram: Rp14.856.000
10 gram: Rp29.580.000
25 gram: Rp73.767.000
50 gram: Rp147.460.000
100 gram: Rp294.630.000
Daftar harga emas UBS.
0,5 gram: Rp1.632.000
1 gram: Rp3.020.000
2 gram: Rp5.995.000
5 gram: Rp14.813.000
10 gram: Rp29.469.000
25 gram: Rp73.528.000
50 gram: Rp146.753.000
100 gram: Rp293.389.000
250 gram: Rp733.257.000
500 gram: Rp1.464.793.000
Baca juga: Harga Emas Terbaru Hari Ini Senin 16 Maret 2026, LM UBS dan Galeri24 Masih Diangka Rp 3 Jutaan
Daftar Harga emas Galeri24
0,5 gram: Rp1.577.000
1 gram: Rp3.006.000
2 gram: Rp5.940.000
5 gram: Rp14.741.000
10 gram: Rp29.403.000
25 gram: Rp73.112.000
50 gram: Rp146.107.000
100 gram: Rp292.070.000
250 gram: Rp728.382.000
500 gram: Rp1.456.763.000
1.000 gram: Rp2.913.526.000.
Harga emas Dunia Tertekan
Harga emas dunia hari ini dilaporkan juga tertekan.
Harga emas dunia menunjukkan tren penurunan.
Logam mulia ini terancam mengalami penurunan selama empat hari berturut-turut.
Pelemahan ini terjadi di tengah konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah.
Pada pukul 07:30 WIB, harga emas di pasar spot berada di level US$ 5.018 per troy ons, turun tipis 0,08 persen dibandingkan penutupan akhir pekan lalu.
Sebelumnya, emas sudah turun selama tiga hari berturut-turut dengan total penurunan 3,22 % .
Sentimen pasar terbebani oleh perang antara Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel, yang juga berdampak pada kenaikan harga minyak dunia. Akhir pekan lalu, harga minyak mentah Brent mencapai US$ 103,14 per barel, level tertinggi sejak Juni 2022.
Kenaikan harga minyak berpotensi mendorong inflasi, sehingga membatasi ruang bagi bank sentral untuk melonggarkan kebijakan moneter. Emas sebagai aset tanpa imbal hasil menjadi kurang menarik dalam lingkungan suku bunga tinggi.
Baca juga: Makin Murah, Harga Emas di Pegadaian Hari Ini 15 Maret 2026 Turun Lagi
Menurut analisis teknikal, emas telah memasuki zona bearish dengan Relative Strength Index (RSI) 14 hari sebesar 48. Stochastic RSI 14 hari juga berada di level 9, menunjukkan kondisi oversold.
Target resisten terdekat berada di US$ 5.060 per troy ons (Moving Average/MA 5), diikuti MA-10 di US$ 5.102 per troy ons.
Sementara itu, pivot point berada di US$ 4.999 per troy ons, dengan potensi support di US$ 4.992-4.952 per troy ons. Target pesimis berada di US$ 4.904 per troy ons.
Konflik yang melibatkan AS dan Israel terhadap Iran, yang dimulai sejak 28 Februari, turut mempengaruhi pergerakan harga emas.
Harga sempat melonjak ke US$ 5.423 per troy ons saat serangan pertama, didorong oleh permintaan aset safe haven.
Namun, aksi jual kemudian menekan harga lebih dari 6 % . CEO Metals Daily, Ross Norman, seperti dikutip dari CNBC pada 14 Maret 2026, menyatakan bahwa investor institusional khawatir memegang emas batangan karena volatilitas yang tinggi, sementara investor ritel melakukan penjualan panik.
Faktor lain yang membatasi kenaikan harga emas adalah penguatan nilai tukar dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah.
Kenaikan suku bunga meningkatkan daya tarik aset yang memberikan imbal hasil seperti obligasi pemerintah dibandingkan dengan emas.
Reuters melaporkan, harga emas spot stagnan di sekitar US$ 5.017,53 per ons pada 16 Maret 2026 pukul 01.01 GMT.
Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April turun sekitar 0,8 % menjadi US$ 5.020,90 per ons.
Pelemahan dolar AS membantu menahan penurunan harga emas bagi investor yang menggunakan mata uang lain. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun juga sedikit menurun.
Kenaikan harga minyak membatasi penguatan emas, dengan harga tetap di atas US$ 100 per barel. Konflik yang sedang berlangsung meningkatkan risiko terhadap infrastruktur energi dan jalur pelayaran di Selat Hormuz.
Presiden AS Donald Trump mengancam akan melancarkan serangan tambahan terhadap pusat ekspor minyak utama Iran di Kharg Island dan menekankan tanggung jawab negara-negara yang bergantung pada pasokan minyak dari kawasan Teluk untuk menjaga keamanan jalur pelayaran tersebut.
Pasar saat ini menantikan keputusan kebijakan moneter Federal Reserve pada hari Rabu, yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga untuk kedua kalinya berturut-turut.
Di pasar logam lainnya, harga perak spot naik 0,4 % menjadi US$ 80,88 per ons. Platinum menguat 0,9 % ke level US$ 2.049,50, sementara palladium naik 0,3 % menjadi US$ 1.556,50 per ons.(*)
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/harga-emas-hari-ini-Sabtu-21-Feb-26.jpg)