Berita Manggarai Barat

Wabup Yulianus Weng: Pariwisata di Labuan Bajo Tak Boleh Lunturkan Nilai Budaya di Manggarai Barat

Editor: Eflin Rote
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BUDAYA TAK BOLEH LUNTUR - Wakil Bupati Manggarai Barat dr. Yulianus Weng meminta agar kemajuan pariwisata di Labuan Bajo tidak boleh melunturkan nilai budaya di Manggarai Barat.

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Berto Kalu

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - Wakil Bupati  Manggarai Barat ( Wabup Mabar ) dr. Yulianus Weng mengatakan, kemajuan pariwisata di Manggarai Barat khusunya Labuan Bajo tidak boleh melunturkan nilai-nilai budaya yang sudah hidup, tumbuh dan berkembang sejak dulu dalam tatanan kehidupan masyarakat Manggarai Barat.

"Jangan sampai kemajuan pariwisata meluluhlantakkan budaya kita, pariwisata boleh berkembang dengan pesat tetapi kita sebagai masyarakat harus tetap mempertahankan budaya lokal untuk ditunjukkan kepada wisatawan yang datang ke Labuan Bajo, " kata Wabup Manggarai Barat, Yulianus Weng Rabu 5 Oktober 2022.

Pemkab Manggarai barat, lanjut Wabup Yulianus Weng, sedang mengembangkan banyak desa wisata dengan berbagai sanggar seni di dalamnya.

Baca juga: Wisata Labuan Bajo , Jadwal Open Trip dan Biaya ke Taman Nasional Komodo, Privat dan Rombongan

Hal ini menjadi prinsip pemerintah demi mendorong sektor pariwisata yang berkesinambungan. Artinya, pariwisata boleh maju tetapi harus bertumpu pada sumber daya yang ada di Manggarai Barat.

"Kita tidak bangga kalau orang yang bekerja di hotel-hotel di Labuan Bajo ini orang dari luar, kita bangga kalau yang bekerja disana itu orang-orang kita, putra-putri daerah Manggara Barat," ujarnya.

"Kita ingin anak-anak kita harus eksis di tempatnya sendiri, jangan jadi penonton," tambahnya.

Baca juga: Wisata Labuan Bajo, Dari Kupang ke Kota Labuan Bajo, Ada Harga Tiket Pesawat Murah

Wabup juga menyebut, pada tahun 2023 Pemkab Mabar bertekad agar seluruh pekerja di hotel-hotel wilayah Labuan Bajo 60 persen merupakan putra-putri daerah Manggarai Barat. Karenanya, pengembangan sumber daya manusia menjadi hal yang penting untuk mewujudkan tekad tersebut.

Ia mengatakan, masyarakat Mabar patut bersyukur   sebab tahun depan Pemerintah Pusat melalui Kemenparekraf berencana membangun Politeknik Pariwisata Negeri di Labuan Bajo.

"Orang berebutan minta ini, tetapi kita (Mabar) yang dapat, kita berdoa agar tahun depan sudah mulai dibangun, " tutupnya. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS

Berita Terkini