KKB Papua

KKB Papua Siap Berunding dengan Pemerintah Pusat, Ide Perdamaian Itu Telah Disetujui

Editor: Frans Krowin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SIAP BERDIALOG - KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata) di Papua, kini siap berdialog dengan pemerintah indonesia untuk mewujudkan perdamaian di Papua. Dialog tersebut sedang difasilitasi oleh Komnas HAM.

Ia mengatakan motif pembunuhan diduga masalah ekonomi yang diawali para pelaku menawarkan senjata api seharga Rp 250 juta dan harga tersebut disepakati namun korban dibunuh dan uangnya dibagi-bagi.

Tubuh keempat korban dimutilasi dan dimasukkan dalam enam karung berbeda, yakni empat karung masing-masing berisi badan korban dan dua karung berisi kepala dan kaki korban yang dibuang di Sungai Pigapu.

3. Jasad Korban Masih Diidentifikasi

Terkait identitas korban, Faizal mengaku Tim Labfor Polda Papua sedang berupaya mengidentifikasi keempat jasad tersebut.

"Mudah-mudahan hasilnya segera diketahui untuk memastikan identitas korban, " harap Kombes Faizal Rahmadani.

4. Belum Tentu Terlibat KKB Papua

Direktur Reskrimum Polda Papua Kombes Pol Faizal Rahmadani menyatakan belum bisa dipastikan keterlibatan empat korban mutilasi itu dalam Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua.

"Belum didalami adanya dugaan keterlibatan keempat korban dengan KKB, karena masih diselidiki," kata Kombes Faizal, Jumat.

Baca juga: Profil Seth Jafeth Rumkorem, Mantan Anggota TNI yang Gabung KKB Papua Hingga Jadi Pimpinan OPM

Dia mengakui, saat ini anggota kepolisian masih melakukan penyelidikan, untuk mengetahui ada atau tidaknya keterkaitan korban dengan KKB Papua.

Selain itu, pihaknya belum bisa mengetahui identitas keempat jasad yang masih disemayamkan di RSUD Timika, karena menunggu hasil identifikasi yang dilakukan Puslabfor Polda Papua.

"Butuh waktu sekitar seminggu untuk memastikan identitas keempat jasad korban mutilasi yang hingga kini hanya ditemukan bagian tubuh korban," kata Kombes Faizal lagi. (*)

Ikuti Pos-Kupang.com di GOOGLE NEWS

Berita Terkini