Berita Sikka

Gelombang Tinggi di Pesisir Pantai Paga, Warga Panik dan 9 Nelayan Sempat Dikabarkan Hilang

Penulis: Aris Ninu
Editor: Kanis Jehola
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

BENCANA-Bencana gelombang tinggi di Pesisir Pantai Paga, Kabupaten Sikka.

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM, MAUMERE-Gelombang tinggi kembali terjadi di Pesisir Pantai Paga, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, Sabtu, 4 Desember 2021 malam.Gelombang tinggi ini membuat warga di pesisir pantai yang berada di Pantai Selatan Pulau Flores panik dan harus mengungsi ke tempat yang aman. Warga harus keluar rumah karena semua bangunan rumah dari belakang hingga depan terendam air laut yang sedang mengamuk.

Peristiwa gelombang tinggi yang sudah sering melanda pemukiman warga ini sesuai laporan dari lokasi kejadian ada empat rumah yang tergenang air di Desa Paga.

Keempat warga yang terendam air yakni Yoseph Lupha, Tiburtius Liru, Petrus Topan  dan Anselinus Seko.

Selain rumah, ada kapal fiber ukuran 1.2 GT yang tenggelam dan rusak. Warga yang kapal fibernya tenggelam antara lain Hamid Marjan, Jumadin Parera, Petrus Te ,Fiber,Ahmad Rika,Ahmad Roja,Hamja Roja dan Nasrun Brenga.

Dampak dari kerusakkan kapal fiber itu nelayan mengalami kerugian per-orang Rp 10 juta.

Saat kejadian gelombang pun, warga sempat dihebohkan dengan 9 nelayan yang sedang melaut dan berada di tengah laut untuk mencari ikan dikabarkan hilang. Namun informasi kalau para nelayan ini hilang tidak benar. Pasalnya, pihak keluarga akhirnya bisa menghubungi  9 warga tersebut di atas yang saat sekarang berada di tengah laut dan kembali ke darat.

Bencana di Pesisir Pantai Paga pun telah disikapi BPBD Sikka yang terjun ke lokasi pasca kejadian dan Minggu, 5 Desember 2021 pagi. Tim BPBD Sikka telah menggerahkan personil dan bantuan dalam rangka penanganan darurat.(*)

Baca Berita Sikka Lainnya