Berita Kota Kupang

Segera KBM Tatap Muka, Kasek SMPK Adisucipto Penfui Kupang Senang Siswanya Divaksin

Penulis: Apolonia Matilde
Kepala SMP Katolik Adisucipto Penfui Kupang, RD Yonas Kamlasi, S.Fil, MM.

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Apolonia Matilde Dhiu

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Katolik Adisucipto Penfui Kupang, RD. Yonas Kamlasi, S.Fil, MM, mengaku bersyukur sekolahnya bisa melaksanakan vaksinasi untuk siswa-siswi.

Pelaksanaan vaksinasi juga dilakukan untuk para alumni ataupun mereka yang selama ini bekerjasama dengan pihak sekolah.

"Vaksinasi ini bisa dilaksanakan dalam kerjasama dengan pihak AURI, Rumah Sakit Umum Angkatan Udara Kupang," kata RD. Yonas kepada POS-KUPANG.COM pada Kamis, 16 September 2021.

RD Yonas mengungkapkan, sebanyak 265 orang siswa kelas VII sampai IX yang usianya cukup, yakni 12 sampai 17 tahun dan tidak ada penyakit lain selama ini akan divaksin hari ini.

"Jumlah siswa kita memang 379 seluruhnya, tetapi ada banyak yang sudah vaksin sehingga mereka yang sudah vaksin tidak lagi ada pelayanan untuk mereka, dan mereka yang lain usianya belum cukup," ujarnya.

Baca juga: BPOM Kupang Pastikan ada Jaminan Keamanan Pangan Anak di Sekolah

Vaksinasi ini hanya dilakukan satu hari dan bertujuan untuk mempersiapkan pembelajaran tatap muka.

"Memang kita sudah diijinkan, dua hari lalu kalau tidak salah dari Dinas Pendidikan sudah keluarkan daftar sekolah yang bisa melaksanakan tatap muka dan untk SMP kita sudah diizinkan 50 persen dengan 5 jam pelajaran," ungkapnya.

Dengan sistem seperti itu, dijelaskan RD. Yonas, dalam sehari akan ada enam kelas yang masuk dan Hari berikutnya kelas lain yang akan masuk.

"Jadi satu minggu anak yang sama akan berada di sekolah tiga hari," kata RD. Yonas.

"Memang sudah diizinkan untuk tatap muka tapi vaksinasi ini juga sebagai bagian dari itu sehingga apa yang sudah dimulai untuk tatap muka ini bisa berjalan terus. Jangan sampai tatap muka lalu ada kasus baru sehingga kita hentikan lagi," lanjutnya.

Untuk vaksin kedua akan dilakukan satu bulan dari sekarang dan kegiatan belajar mengajar akan dimulai secepatnya dengan tetap menjaga protokol kesehatan.

"Memang saya hariĀ ini ke kelas dan tanya siapa yang mau sekolah tatap muka mereka semua angkat tangan mereka memang sudah bosan belajar online," pungkasnya. (*)

Berita Kota Kupang hari ini