Bukan Israel Saja, Palestina Juga Terindikasi Lakukan Kejahatan Selama Perang Gaza

Editor: Alfred Dama
Pasukan keamanan Israel memeriksa lokasi pendaratan roket yang diluncurkan ke Israel dari Jalur Gaza yang dikendalikan oleh gerakan Hamas Palestina, di Holon dekat Tel Aviv, Selasa 11 Mei 2021.

POS KUPANG.COM -- Konflik berdarah antara pasukan Israel atau Israel Defence Force  alias IDF dengan militan Palesta telah membuat banyak negara menggap Israel melakukan kejahatan terhadap bangsa lain

Namun hasil penyelidikan terbaru disebut, Palestina juga melakukan kejahatan yang sama hingga Israel dan Palestina dianggap sama-sama melakukan kejahatan dalam perang

Penyelidikan lanjutan yang dilakukan oleh Human Right Watch menemukan besarnya indikasi kejahatan perang yang dilakukan Israel dalam perang Gaza bulan Mei 2021 lalu.

Organisasi hak asasi manusia internasional tersebut mengeluarkan kesimpulannya pada hari Selasa (27/7), setelah menyelidiki tiga serangan udara Israel yang dikatakan menewaskan 62 warga sipil Palestina

Baca juga: Dibuat Repot Hamas, Israel Dapat Serangan Baru, Dihujani 2 Roket dari Libanonan,IDF Langsung Balas

Dilansir dari AP, laporan itu juga menyebut bahwa gerilyawan Palestina melakukan kejahatan perang dengan meluncurkan lebih dari 4.000 roket dan mortir terarah ke pusat-pusat populasi Israel.

"Serangan semacam itu melanggar larangan terhadap serangan yang disengaja atau tidak pandang bulu terhadap warga sipil," ungkap laporan Human Right Watch

Baca Juga: Tentara Israel tangkap puluhan mahasiswa Palestina , dituduh terlibat aksi teror

Meskipun demikian, laporan tersebut lebih fokus menyoroti tindakan Israel selama perang. Mereka juga akan mengeluarkan laporan terpisah tentang tindakan Hamas dan kelompok militan Palestina lainnya pada bulan Agustus.

Baca juga: Baru Terungkap Senjata Makan Tuan, Iron Dome Nyaris Tembak Jet Tempur Israel Saat Perang 11 Hari

"Pasukan Israel melakukan serangan di Gaza pada bulan Mei yang menghancurkan seluruh keluarga tanpa target militer yang jelas di dekatnya,” kata Gerry Simpson, direktur krisis dan konflik di HRW.

Lebih lanjut, Simpson menyayangkan sikap Israel yang nampak enggan menyelidiki dugaan kejahatan perang secara serius. Serangan roket Palestina juga masuk ke dalam penyelidikan oleh Pengadilan Kriminal Internasional (ICC).

Halaman
12