Pemerintah Bangun Politeknik Pembangunan Peternakan Perdana di NTT

pastikan output SDM yang  lulus dari lembaga ini harus mampu mandiri dan mengaplikasikan ilmunya sebagai peternak yang berhasil

Penulis: Ryan Nong | Editor: Rosalina Woso
Dok Humas NTT
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat foto bersama usai menerima audiensi dari tim Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian RI, Selasa (24/11).    

Pemerintah Bangun Politeknik Pembangunan Peternakan Perdana di NTT

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian akan membangun Politeknik Pembangunan Peternakan (Polbangtan) di Kupang, Provinsi NTT. Politeknik Pembangunan Peternakan itu akan menjadi perguruan tinggi vokasi Peternakan pertama di NTT. 

Dalam audiensi bersama Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat di Kantor Gubernur NTT pada Selasa (24/11), tim Kementerian Pertanian yang dipimpin Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian RI,  Dr. Idha Widi Arsanti, SP, MP mengungkapkan pembangunan Politeknik pembangunan Peternakan Kupang itu akan dilakukan melalui transformasi dari SML-PP Kupang. 

Hingga saat ini segala kesiapan telah dilaksanakan termasuk persiapan lahan, tenaga pengajar serta fasilitas dan infrastruktur pendukung. 

"Kami siap melakukan transformasi dimaksud, baik dari sisi lahan yang siap seluas 100 ha. Tenaga Pengajar dengan mengoptimalkan tenaga yang ada dan ditambah lagi perekrutan untuk spesifikasi bidang peternakan serta infrastruktur penunjang. Tetapi kami masih terkendala pada Izin di Kementerian Pendidikan dan kebudayaan RI. Terima kasih karena Pak Gubernur mau fasilitasi izin ini," ujar Idha. 

Gubernur Viktor, pada kesempatan tersebut mengarahkan agar  tim Pusat Pendidikan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian dapat menyiapkan dan melengkapi seluruh berkas perizinan dengan baik agar selanjutnya dapat dibicarakan dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI di Jakarta pada tanggal 30 November 2020.

"Kebetulan saya akan bertemu dengan pak Menteri tanggal 30 November 2020, ibu Idha bersama tim agar menyiapkan berkas perizinannya agar menjadi salah satu agenda pembahasan. Dan selanjutnya Transformasi dan pembangunan Poltanbang segera terealisasi di NTT pada tahun 2021," ujar Gubernur Viktor. 

Terkait pendirian Politeknik pembangunan Peternakan itu, mantan anggota DPR RI itu menegaskan agar pendirian lembaga vokasi itu jangan terkesan seremonial dan hanya untuk menambah jumlah lembaga. Ia mengharapkan ada outputnya yang bermanfaat bagi masyarakat. 

"Transformasi Kelembagaan SMK-PP Negeri Kupang menjadi Politeknik Pembangunan Peternakan (Polbangtan) NTT merupakan sebuah langkah maju dalam mendukung pengembangan ternak di NTT. Akan tetapi mesti pastikan output SDM yang  lulus dari lembaga ini harus mampu mandiri dan mengaplikasikan ilmunya sebagai peternak yang berhasil," tegas  Gubernur Viktor.

Ia mengarahkan agar transformasi kelembagaan tersebut memperhatikan potensi yang ada di NTT. Desain Program Studi dan output SDM-nya harus dapat menjawab dan berkorelasi dengan kondisi dan permasalahan di NTT saat ini.

"Saya berharap tranformasi SMK-PP menjadi Polbangtan Kupang dengan tampilan yang berbeda dari sisi desain Program Studi dan Output SDMnya yang bukan sekedar memiliki ilmu tetapi berkarakter kuat dan memiliki daya tahan dalam menghadapi setiap persoalan yang dihadapi," tegas Gubernur Viktor

Untuk itu,  ia menginginkan Polbangtan Kupang hadir di NTT harus dengan konsep yang benar.

Baca juga: Camat Amanuban Selatan Sesalkan Kasus Penganiyaan Bocah 8 Tahun di Batnun

Baca juga: Gara-gara Donat, Seorang Ayah Di TTS Tega Aniaya Anak Sendiri

Baca juga: JAWABAN Soal Rabu 25 November Kelas 4-6 & 4 5 6 SD: Jelaskan Tujuan Mengidentifikasi Teks Nonfiksi!

"Saya sering turun ke lapangan, masalah bidang peternakan di NTT bukan saja berkaitan dengan populasi ternak, melainkan pakan ternak. Untuk itu Polbangtan Kupang hadir di NTT mesti dengan konsep yang benar dan sesuai dengan karakteristik NTT." tegas Gubernur Viktor. (
Laporan wartawan POS-KUPANG.COM, Ryan Nong ) 

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved