Resei ekonomi

Sri Mulyani Klaim Resesi Ekonomi RI Lebih Baik dari Negara Lain,Ekonom Indef:Jangan Over Optimis!

Presiden Joko Widodo didampingi Menkeu Sri Mulyani. ANTARA FOTO/HO/Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr/sgd/aww.

Melansir Forbes, 1 September 2020, resesi merupakan penurunan aktivitas ekonomi yang signifikan, berlangsung selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun.

Para ahli menyatakan, resesi terjadi ketika ekonomi suatu negara mengalami produk domestik bruto (PDB) negatif, tingkat pengangguran meningkat, penjualan ritel turun, serta ukuran pendapatan dan manufaktur menyusut dalam jangka waktu yang lama.

Sementara itu, Pengamat Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi menjelaskan, secara teoritis suatu negara dikatakan resesi, salah satunya disebabkan pertumbuhan ekonomi dua kuartal berturut-turut berada di nilai minus.

Indikator lain suatu negara mengalami resesi ada pada inflasi dan nilai kurs rupiah.

Apa penyebab resesi?

Ada lebih dari satu penyebab untuk memulai resesi, dari guncangan ekonomi yang tiba-tiba hingga dampak inflasi tak terkendali.

Berikut beberapa pendorong utama terjadinya resesi:

1. Guncangan ekonomi yang tiba-tiba

Guncangan ekonomi merupakan masalah kejutan yang menimbulkan kerusakan finansial serius.

Wabah virus corona yang mematikan ekonomi seluruh dunia, menjadi contoh terbaru dari gunccangan ekonomi yang tiba-tiba.

Halaman
1234

Berita Populer