Kapal Motor Kasih Tenggelam

Tujuh Penumpang KM Kasih Hilang

KM KASIH—Tim SAR Kupang melakukan pencarian pada hari kedua terhadap korban tenggelam Kapal Motor (KM) Kasih 25 di Selat Pukuafu NTT. Senin 6 Juli 2020.

POS-KUPANG.COM | KUPANG -Sehari setelah kejadian, tim SAR gabungan belum berhasil menemukan tujuh penumpang Kapal Motor/ KM Kasih 25 yang tenggelam di Selat Pukuafu, Kabupaten Rote Ndao, Minggu (5/7/2020).

Tim SAR telah mengevakuasi 22 korban. Sebanyak 14 orang dibawa ke Rote dan delapan orang dievakuasi ke Kupang. Tiga korban di antaranya meninggal dunia.

Kepala Kantor SAR Kupang Emi Frizer menyebut KM Kasih 25 yang berlayar dari Tabulolong Kabupaten Kupang menuju Rote Timur mengangkut 29 orang.

Kampanye Libatkan Massa Pilkada Zona Hijau

Upaya pencarian tujuh korban terus dilakukan. Pada hari kedua pencarian, Senin (6/7), tim gabungan dari Kantor SAR Kupang dan potensi SAR melakukan pencarian dengan menambah radius lokasi pencarian. Pencarian hari kedua dimulai sekira pukul 06.00 Wita.

"Luas area pencarian kapal KN SAR Antareja 233 dengan radius 48 NM (Nautical Mile) di Selat Pukuafu," ujar Emi, Senin malam.

Tujuh korban dimaksud, yaitu Elisabeth Poy-Bulan, Felisia Bulan, Stefano Bulan, Jhon Mulik, Ardianto Poy, Vony Poy dan Mus Toudua yang merupakan anak buah kapal (ABK).

Cita Citata: Batal Menikah

KM Kasih 25 merupakan kapal penangkap ikan milik. Kapal naas itu diterjang gelombang setinggi 3 meter.

Emi mengatakan, Kantor SAR Kupang memberangkatkan tim penyelamat yang terdiri dari 12 ABK dan 6 rescuer dengan KN SAR Antareja 233 Kpg.

Untuk upaya penyelamatan, pihak Kantor SAR Kupang telah berkoordinasi dengan BPBD Rote Ndao dan Syahbandar Kupang. Selain itu, upaya penyelamatan juga melibatkan Kantor PDP Kpg dan keluarga para korban.

Pencarian juga dilakukan Forkopimda Rote Ndao, Basarnas NTT dan Kabupaten Kupang, Lanal Pulau Rote, Satuan Pol Air Polda NTT serta Satuan Polair Polres Rote Ndao dan dibantu nelayan setempat.

Halaman
1234
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang Cetak

Berita Populer