Tergesa-Gesa Terapkan New Normal di Sikka, DPRD Desak Bupati Tinjau Ulang

Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, Senin (1/6/2020) memimpin apel gabungan pelaksanaan new normal di Pasar Alok, Kota Maumere, Pulau Flores.

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Tak sejalan dengan Keputusan Presiden RI menetapkan 102 kabupaten/kota di Indonesia yang menerapkan new normal dan 14 kabupaten/kota di Provinsi NTT dalam zona hijau, Bupati Sikka telah memberlakukan new normal sejak Jumat 29 Mei 2020.

Penerapan yang tergesar-gesa menulai protes dari DPRD Sikka. Dewan mendesak Bupati Sikka segera mengevaluasi atau meninjau kembali menyesuaikan dengan kebijakan Gubernur NTT sambil mencermati trend kurva pandemi virus corona ( Covid-19).

Update Corona Sumba Timur, Masih Ada Satu PDP yang Dipantau

Desakan evaluasi kembali new normal tertuang dalam surat DPRD Sikka, 30 Mei 2020 ditandatangani tiga pimpinan DPRD, Ketua, Donatus David, S,H, Wakil Ketua, Yosef Karmianto Eri,S.Fil, dan Gorgonius Nago Bapa, S.E.

Ketua DPRD Sikka, Donatus David, kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (2/6/2020) malam membenarkan rekomendasi Dewan kepada Bupati Sikka meninjau kembali penerapan new normal.

WASPADA Cuaca Ekstrem! 7 Wilayah Diguyur Hujan Lebat Disertai Angin Hari ini, Rabu 3 Juni 2020

"Rekomendasi ini berdasarkan rapat dengar pendapat dengan mitra pemerintah yang berkaitan dengan pandemi Covid-19. Intinya minta peninjauan kembali pemberlakuan new normal," kata David.

Dewan, kata David, meminta pemerintah terlebih dahulu melakukan sosialisasi kontinyu kepada masyarakat luas, karena Sikka termasuk zona merah Covid-19 terbanyak di Proponsi NTT dengan 27 pasien positif.

Alasan lain, lanjut David, Sikka tidak termasuk dalam 102 kabupaten/kota di Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden RI menerapkan new nomal. Dalam waktu dekat, Sikka akan kedatangan 300 lebih pekerja migran Indonesia (PMI) dari 4.000 lebih asal Propinsi NTT dari luar negeri. (laporan wartawan POS-KUPANG.COM. eginius mo'a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang

Berita Populer