Kanal

Tak Pakai Masker saat Keluar Rumah Kena Hukum 3 Tahun Penjara dan Denda Rp 815 Juta

Tak Pakai Masker Kena Hukum 3 Tahun Penjara dan Denda Rp 815 Juta, Antipasi Penyebaran Virus Corona

POS-KUPANG.COM | DOHA - Qatar memberlakukan hukuman terberat di dunia bagi para pelanggar kebijakan lockdown atau semacam Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) di Indonesia.

Pemerintah setempat akan menghukum para pelanggar hingga 3 tahun penjara untuk memerangi penyebaran virus corona atau Covid-19 yang terus meningkat di negara tersebut.

Bentuk pelanggaran dengan ancaman hukuman hingga 3 tahun penjara tersebut antara lain tidak memakai masker di tempat umum.

Dailymail.co.uk melaporkan, virus corona Covid-19 di Qatar kini lebih dari 30.000 orang.

Dengan demikian 1,1 persen 2,75 juta penduduk Qatar kini dinyatakan positif Covid-19, meskipun baru 15 orang yang meninggal.

Qatar adalah di negara Teluk yang kecil yang bertetangga dengan Arab Saudi.

Hanya negara mikro San Marino dan Vatikan yang memiliki tingkat infeksi per kapita yang lebih tinggi, menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa.

Pelanggar aturan baru Qatar akan menghadapi hukuman tiga tahun penjara dan denda sebanyak $ 55.000 atau setara Rp 815.119.800 (Rp 815 juta) jika kurs rupiah dihitung Rp 14.820/dolar. 


Kehidupan malam di Souq Waqif, Doha, Qatar. Turis asing maupun tenaga kerja asing berbaur dengan warga asli. Pemerintah setempat melaporkan adanya lonjakan positif Virus Corona di negara itu. (Aljazeera)

Dengan hukuman penjara 3 tahun atau denda Rp 815 juta atau  hampir Rp 1 miliar, menjadikan hukuman lockdown terberat di dunia ada di Qatar.

Halaman
1234
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Warta Kota

Berita Populer