Kanal

FANTASTIS dr Tirta Pontang-Panting Himpun Dana Rp 3 Miliar Lawan Corona Naik Ducati: Saya Bukan Riya

FANTASTIS dr Tirta Pontang-Panting Himpun Dana Rp 3 Miliar Lawan Corona Naik Ducati: Saya Bukan Riya

BALAI KOTA JAKARTA CHAMBER 2 pcs

DEWAN MASJID INDONESIA CHAMBER

PMI PUSAT INDONESIA CHAMBER

RS TARAKAN TELUR MADU

RS KRAMAT 128 APD + CHAMBER

DIS INFECTANT >

TERMINAL RAMBUTAN 22 bus + 18 angkot

TERMINAL SENEN 24 angkot 14 bus

MESIN DIS INFECTANT KE @hattarmuhammad > 5 pcs , terpakai baru 3 pcs


Sisa yg belum dikasi

15.000 hazmat BERNILAI 1.300.000.000

24.000 masker surgical Senilai 420.000.000

1000 pcs n95 Senilai 150.000.000

250 helm > senilai 100.000.000

250 boot > senilai 50.000.000

100 rapid test > 50.000.000

Total hampir 3 M BIAYA YG DIKELUARKAN UNTUK INI SEMUA.

SAYA BUKAN RIYA.

INI SAYA SHARE BENTUK LAPORAN.

SAYA BUKAN. PANSOS

Sisa bantuan akan saya berikan secara simbolis ke @bnpb_indonesia untuk selanjutnya disebarkan melalui @kurirkebaikan.id dan @jdn_indonesia ke FASKES pelosok Indonesia

Yang ngata2 in saya. GPP. Saya sudah maafkan.

Saya ikhlas. Karena resiko perjuangan, ga bisa menyenangkan ssmua orang

Hidup indonesia

Hidup edukasi

Lawan covid 19

Unggahan dr Tirta kemudian direspon netizen:

@hasbyristama: Masih keinget dokter @dr.tirta movementnya dari bagi masker, lanjut menjadi besar.. insyallah besar semua berkahnya ndaaan

@storyindie_: Padahal sebelum covid19 dr tirta memang sudah terkenal

@zzd.zz: Mau pansos karna covid juga ujungnya Bermanfaat dan menghasilkan hal baik bagi yang lain kenapa nggk

@26.sweet.ending: Sabar dok... Resiko org berbuat baik mah ada aja yg nyinyir. Maju terus dok.. Negeri ini butuh anak muda yg pantang menyerah

@yudi.wcksn: Jar no rak wis tir.. maju teroooss! Cah jogja ra aleman!

@kurirkebaikan.id: Kami tau persis semua niat baik dan perjuangan pak dokter tirta, semoga pak dokter lekas pulih dan bisa kembali berjuang. Tetap kuat dok

@indrias18: Barakallah dokter, semoga diberi balasan kebaikan berlipat dari Allah SWT, juga utk donatur2nya

@tharntype: Gak sah dengerin bang ... anjing menggongong kasih tulang ja biar mingkem

@vitantaufik: Resiko jadi orang yang udah banyak follower bang, coba kalo follower cuma 3, ya mungkin gada yang ngata²in. Sipp ikhlas aja bang, yang tau niat itu dari hati sama yang diatas

@sa.vhie3: Dok jng d tanggepin plis,jaga kesehatan aja,baik buruknya pasti akan ada yg hate...ttp semangat dok

@gusti_eri: Panjang umur perjuangan dok  "jangan pernah menghujat pahlawan kemanusiaan"
14 jam10 suka

@mas_dapon: Biarin kang cipeng ora usah dirungokna. Pokoke maju terus langka mundure 

@linnayanti_april: Semangat dok..sehat terus dan selalu dalam lindungan Allah

@wtstomi: Gusti mboten sare dok, semangat

Selain mengunggah laporan pertanggungjawaban, dr Tirta juga mengunggah fotonya besama dengan putra Presiden Jokowi Gibran Rakabuming.

Berikut keterangan foto saat dr Tirta berfoto bersama dengan Gibran Rakabuming:

2017-2018

Belum ada @sepatucompass , masih konsep rebrand dia

@ajihandokopurbo dengan @immune.kids

@isser.whitey.james dengan @badassmonkey.id

@pwgdochi

Dan ada mas @gibran_rakabuming

Di acara @sneakerpeak.id kemang

Followers gue masih 100k

#localpride akan terus ada kawan, gue ttp akan menggaungkan semangat brand lokal

Postingan ini pun mendapat tanggapan dari netizen.

@mdya_275: Gimana kabarnya dok? Udah sehat kah? Badan sudah siap tempur?

@dandylatief: o ckup tau za,dan sdh mngerti knp bs banyak diberi panggung.lingkaran itu juga

@akbaralfrzy_: Jadi bang aji itu sekarang owner sepatu compas dok?

@kang_dzie: Semangat terus dok ..proses ga bakal hianatin hasil

* Sisi Lain dr Tirta, Belajar Jadi Muslim Lewat Mualaf, Akui Banyak Persamaan dengan Deddy Corbuzier

Influencer dr Tirta atau yang punya nama lengkap dr Tirta Mandira Hudhi mengaku belajar jadi seorang Muslim melalui mualaf.

Karena itulah dr Tirta yang sedang naik daun karena berjuang melawan Virus Corona ini mengaku punya banyak kesamaan dengan Deddy Corbuzier.

Pengakuan dr Tirta itu ia ungkapkan di akun instagram miliknya @dr.tirta.

"Duo ngegas bersatu, kaya apa bro obrolannya? Makasih @mastercorbuzier. Ternyata kita banyak persamaan," tulis dr Tirta memberikan caption untuk foto dirinya dengan Deddy Corbuzier.

Ia kemudian mengatakan Deddy Corbuzier dan dirinya punya persamaan soal bagaimana menjadi Muslim yang baik.

"Sama2 belajar muslim melalui muallaf, sama2 ngegas, semoga ini bukan obrolan pertama kita, dan terus kolaborasi," tulis dr Tirta.

"Soon. Edukasi GAS GAS AN : INDONESIA BERSATU VS CORONA. EVERYBODY VS CORONA ! @dr.tirta x @mastercorbuzier," tulis dr Tirta lagi.

Postingan dr Tirta ini pun mendapat dukungan dan komentar beragam. Berikut beberapa di antaranya:

@revinavt: Lo mualaf kak?

@amayliaayu: masya Allah doook mualaf, sukses dok semoga selalu dalam lindungan Allah. pantes bikin story pake bismillah

@alyaraisaaa: BAU2 TRANDING YOUTUBE NIH  pertama kali nntn dr tirta diutube rio dan sampe sekarang masih ga nyangka, si abang2 inih seorang dr. Tetap pada jalan lo ye bang yee 

@yuanadhitya: sing tak tunggu kie, ahirnya ketemu juga. Mantab @@dr.tirta Dua duanya ngegazzzzzz....

@dimas_tasna: Ada pembahasan tentang #localprideindonesia nya juga gak dok @dr.tirta apaa murni cuman ngebahas tentang virus Corona / covid 19

@masboiaditya:: akhirnya yg gw tunggu kesampean jg

@rifkidwiac: Terus mengedukasi dan panjang umur dok. Sakjosee

@manto123457890: Dok. Kalo om dedy gasnya masih soft. Kalo lo udah kaya gas daytona yg dipake balapan.

@hendri_maarif: Tak dingakno jenengan sekalian sehat bahagia dok,amin

@kumbang_mbeng: Satu gondrong satu gondrong kedalem

@paranizme: dan yg paling beda dari kalian berdua adalah massa otot @dr.tirta @mastercorbuzier

* Deddy Corbuzier jadi Mualaf, sang Putra Beri Jawaban 'Oke' hingga Belum Tentukan Nama Baru

Deddy Corbuzier resmi menjadi mualaf setelah mengucapkan kalimat Syahadat pada Jumat (21/6/2019) siang.

Dimbimbing oleh Gus Miftah, Deddy mengucapkan kalimat Syahadat di Masjid Al Mbejaji di kompleks Pondok Pesantren ora Aji, Sleman, Yogyakarta.

Pria berusia 42 tahun ini mengaku ingin menjadi mualaf karena terinspirasi dari Gus Miftah.

Ia juga menegaskan bahwa keputusannya tersebut bukan karena alasan akan menikah.

"Yang pasti saya pindah agama bukan karena akan menikah. Itu yang perlu saya klarifikasi," kata Deddy, Jumat.

Dirangkum Tribunnews dari Tribun Jogja, berikut ini fakta-fakta Deddy Corbuzier menjadi mualaf :

1. Sang putra beri jawaban 'oke'

Terkait keputusannya masuk Islam, Deddy Corbuzier telah membicarakan hal tersebut dengan putra semata wayangnya, Azka Nikola Corbuzier.

Tak bertele-tele, Azka memberikan jawaban 'oke' saat Deddy mengatakan akan menjadi mualaf.

"Saat saya katakan bahwa saya akan pindah keyakinan, Azka hanya menjawab 'oke'," ujar Deddy sambil tertawa pada Jumat (21/06/2019).

Menurut Deddy, ia telah menyiapkan sejumlah jawaban jika Azka menanyakan alasan keputusannya.

Namun, ternyata Azka merestui keinginan sang ayah lewat jawaban singkatnya.

"Kayaknya dia lebih memilih game-nya daripada ayahnya sendiri," ucap Deddy disambut tawa hadirin di pendopo Masjid Al Mbejaji, Purwomartani, Kalasan, Sleman.

2. Respons keluarga

Serupa dengan Azka Nikola Corbuzier, keluarga Deddy juga merestui keinginan pria kelahiran 28 Desember 1976 ini.

Berdasarkan penuturan Deddy Corbuzier, keluarganya memang terbiasa hidup dalam berbagai keyakinan.

Deddy juga mengatakan hubungan dengan keluarganya tetap baik meski ia memutuskan masuk Islam.

"Saya menjadi muslim bukan berarti jadi musuh keluarga," tegasnya, Jumat (21/6/2019).

3. Akan bertemu Maruf Amin

Deddy Corbuzier mengucapkan kalimat Syahadat dibimbing oleh guru spiritualnya, Gus Miftah di Masjid Al Mbejaji di kompleks Pondok Pesantren ora Aji, Sleman, Yogyakarta.

Gus Miftah mengungkapkan ia dan Deddy akan bertemu sejumlah ulama pada Jumat (21/6/2019) petang nanti.

Keduanya dijadwalkan terbang dari Yogyakarta menuju Jakarta pada sore ini.

Rencananya, Deddy dan Gus Miftah akan bertemu Maruf Amin.

"Nanti akan bertemu dengan Kyai Maruf Amin sekitar pukul 18.30 WIB. Beliau juga akan mendoakan Deddy di sana," ujar Gus Miftah.

4. Disaksikan Kapolda DI Yogyakarta

Banyak orang mendatangi Masjid Mbejaji di kompleks Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Yogyakarta untuk menjadi saksi Deddy Corbuzier mengucapkan kalimat Syahadat, Jumat (21/6/2019).

Satu di antaranya adalah Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta, Irjen Pol Ahmad Dofiri.

Ahmad Dofiri tiba di Masjid Mbejaji sebelum salat Jumat dimulai, sekitar 11.35 WIB.

Irjen Pol Ahmad Dofiri dan Gus Miftah selama ini memang dikenal dekat.

Selain Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta, beberapa komunitas, seperti Laskar Jogja, Bikers Subuhan, dan Harley Davidson, juga hadir menjadi saksi Deddy.

5. Belum tentukan nama baru

Deddy Corbuzier mengaku belum menyiapkan nama baru setelah resmi menjadi mualaf.

Menurutnya, mengganti nama adalah urusan nomor dua.

Bagi Deddy yang terpenting adalah mendalami Islam terlebih dulu.

"Jujur saya tidak memikirkan hal itu. Masalah nama nomor dua lah, yang penting mendalami dulu," ucap Deddy, Jumat (21/06/2019) siang 

* Kisah Dokter Tirta Berjuang Bantu Tenaga Medis Lawan Virus Corona hingga Kabar Kondisi Kesehatannya

Dokter Tirta yang suka 'ngegas' di media sosial menyuarakan edukasi tentang COVID-19 telah memulai perjuangannya membantu barisan terdepan dalam penanganan Virus Corona di Indonesia. 

Belakangan, karena kondisi kesehatannya, ia dirawat dan juga menjadi PDP.

Berikut kisah perjalanan Dokter Tirta yang berjuang membantu melindungi para tenaga medis serta mengedukasi masyarakat tentang Virus Corona hingga kabar kondisi kesehatannya.

Lulusan Kedokteran UGM

Dikutip Tribun Jogja dari kompas.com, Tirta Mandira Hudhi atau yang lebih dikenal dengan Dokter Tirta merupakan seorang influencer sekaligus pengusaha muda yang cukup dikenal di Indonesia.

Namun, gelar dokternya bukanlah hanya sekedar nama panggung yang ia digunakan di media sosial.

Pria ini merupakan lulusan Fakultas Kedokteran UGM (Universitas Gajah Mada), Yogyakarta.

Meski telah terbilang sukses di dunia usaha, ternyata ia tak melupakan sumpah dokter yang pernah ia ikrarkan setelah lulus menempuh pendidikan kedokteran dulu.

"Jadi kan kalau dalam sumpah dokter kita harus melindungi teman sejawat kita dari depan, belakang, kanan, kiri entah apapun caranya," kata Tirta saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (28/3/2020).

Tak bisa terjun langsung ke ruang perawatan karena sudah setahun ia tak praktik sebagai dokter, Tirta menempuh jalan lain untuk terlibat memerangi Covid-19.

Bantu tenaga medis

Memanfaatkan pengikutnya di dunia maya, Tirta menggerakkan orang untuk berdonasi membantu memenuhi kebutuhan alat pelindung diri (APD) rekan-rekannya yang bertarung di garda terdepan.

Bersama Dompet Duafa, pria ini juga ikut dalam kegiatan menyediakan seribu titik ruang penyemprotan disinfektan yang tersebar di tempat-tempat umum di Jakarta.

Bahkan, ia juga berupaya memenuhi nutrisi tenaga kesehatan yang tengah berjibaku menghadapi pasien-pasien COVID-19 yang jumlahnya terus bertambah.

Inspirasi Alm dr Iwan

Tirta mengatakan, motivasinya semakin menggelora ketika salah satu dosennya saat menempuh pendidikan di UGM, Profesor Iwan Dwiprahasto, meregang nyawa karena COVID-19 setelah berjuang merawat pasien-pasien positif.

"Karena guru favorit saya Prof Iwan itu wafat ya, jadi itu menginspirasi saya untuk meneruskan legacy ke orang banyak. Karena beliau itu selalu mengajarkan, seorang dokter itu berjuang tidak harus jadi agen kuratif atau penyembuh, tapi juga bisa jadi agen edukasi," ucap Tirta

Seiring bersambut, ia bersama influencer lainnya diundang oleh BNPB untuk membantu pemerintah menyuarakan sekaligus mengedukasi masyarakat menghadapi COVID-19.

Sejak saat itulah Tirta terjun langsung ke jalan menyalurkan bantuan-bantuan yang ia terima untuk menghadapi COVID-19.

Ia ikut membantu petugas-petugas lapangan yang pekerjaannya tak bisa dilakukan dari rumah.

Mulai dari menyemprotkan cairan disinfektan, mendirikan ruang penyemprotan cairan disinfektan, dan menyerahkan bantuan APD dan makanan ke rumah sakit.

Semua kegiatan itu ia publikasikan lewat media sosial yang ia miliki sambil terus mengedukasi masyarakat dengan ciri khasnya yakni "ngegas" karena dianggap bisa lebih didengar banyak orang.

Menurut Tirta, hanya satu yang bisa dilakukan masyarakat biasa agar penyakit ini tak terus menyebar.

"Kalau kalian memang bukan bekerja di jalan, kalau sudah dikasih libur, stay di rumah, itu aja. Keluar hanya kalau pengen lihat sinar matahari atau beli kebutuhan pokok," ujar Tirta.

"Enggak usah nongkrong aneh-aneh. Dan anak buat anak muda yang baca tolong enggak usah nongkrong ngopi-ngopi, karena merugikan kami masyarakat lainnya dan tenaga medis," sambung dia.

Kabar sedih

Ada kabar tentang kondisi kesehatan Dr Tirta yang dikenal aktif melakukan kegiatan penggalangan dana untuk memerangi Virus Corona di Indonesia.

Melalui Instagramnya dr Tirta mengabarkan telah berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).

Dr Tirta dikenal aktif melakukan kegiatan penggalangan dana untuk memerangi Virus Corona di Indonesia.

Dia juga vokal mengkritik langkah-langkah pemerintah yang dinilai lambat mengambil keputusan soal Covid-19 hingga banyak warga positif kini.

Melalui akun Instagramnya, Dokter Tirta rajin membagikan aktivitasnya membagikan APD ke rumah sakit dan tenaga medis yang berada di garda depan memerangi Corona.

Nah dari Instagramnya juga dr Tirta mengabarkan jika saat ini dia berstatus pasien dalam pengawasan (PDP)

Pada awalnya, Tirta mengaku mengalami gejala sakit ringan.

Lantas dia memutuskan masuk ke rumah sakit, karena memiliki riwayat bronkitis kronis.

"Jadi saya memutuskan masuk rumah sakit itu karena jaga-jaga karena saya gejalanya itu dan saya riwayatnya itu bronkitis kronis."

"Jadi saya itu ada penyakit lumayan banyak terutama pernapasan dan saya sedang bronkitis kronis sehingga saya divakumkan dari dokter," ungkap Tirta dalam live Instagramnya pada Sabtu (28/3/2020), malam.

"Kondisi pertama kali demam terus lemes banget sumpah, terus batuknya lumayan parah sama nyeri telan."

Meski gejala sakitnya masih ringan, Tirta mengaku khawatir jika berimbas kepada orang lain.

Kini dokter muda ini dirawat di Rumah Sakit Kartika, Pulomas, Pulogadung, Jakarta Timur.

"Saya masih harus bertemu banyak orang, takutnya kalau dalam kondisi ini, sebenarnya masih ringan ya, takutnya membuat buruk kondisi saya dan sekitar saya," jelasnya.

Dia tidak lupa untuk mengedukasi masyarakat, bahwa yang dia lakukan adalah tindakan preventif atau pencegahan.

Beberapa waktu belakangan, Tirta sempat berkunjung ke Wisma Atlet tempat pasien Covid-19 dirawat.

"Saya terpaksa mondok karena punya riwayat kontak dengan pasien-pasien corona, itungannya saya PDP kan sekarang."

Sabtu (28/3/2020) lalu, Tirta mengatakan akan menjalani rapid test yang pertama, lalu pada Selasa depan, akan dilakukan swap tes.

Pada siaran langsungnya itu, beberapa kali Tirta batuk.

Namun Tirta mengaku, sebelumnya, tidak batuk dan baru terjadi setelah masuk rumah sakit.

Kendati demikian, dia menilai kondisinya dalam keadaan baik, lantaran tidak ada indikasi COVID-19 pada pemeriksaan paru-parunya.

Dia juga berpesan kepada masyarakat agar melakukan hal yang sama dengan dirinya bila menderita gejala ringan.

Selain itu, dia mengingatkan warganet agar terus menggaungkan aksi karantina wilayah, sebagai usaha memutus rantai penyebaran COVID-19.

"Jaga pola hidup bersih dan jangan mudik dulu, yang ketiga kalau yang merasa gejala demam atau nelan sakit dua tiga hari segera ke rumah sakit, saripada menulari sekitarnya."

Sementara itu, pada Minggu (29/3/2020) Tirta kembali mengabarkan kondisinya melalui postingan di Instagram.

Infus terpasang di tangan kanannnya, sementara itu di tangan kirinya memegang kertas yang bertuliskan kalimat penyemangat

"Saya terlatih ngatur toko banyak, @shoesandcare , selama kuliah 2009-2013c saya terbiasa bagi tugas, kuliah + usaha."

"So , ketika saya PDP , skrng , saya masih bisa lanjut berjuang dan ngurus bisnis," tulisnya.

Tirta juga menandai Gubernur Jakarta, Anies Baswedan terkait bantuan APD yang ia galakkan.

"Dan dari RS Akhirnya saya menemukan 1 FULL SET APD DARI tim saya yg keliling se-kota, saya beli 200 pcs dulu. Saya titip di balaikota ya pak @aniesbaswedan kalo di izinkan, tim nanti ke sana minggu depan," ujarnya.

"Makasih @kitabisacom , yok kita beli APD lagi. Makasih @kartikahospital , udah jaga gue, maaf dilarang jenguk. Even keluarga gue aja ga masuk. Gue ngurus diri gue sendiri."

"Makasih @belvadevara dan staf presiden @jokowi sudah bantu apreasiasi usul gue yaah," tambahnya.

Di kolom komentar dokter Tirta langsung penuh dengan komentar dukungan dari warganet.

Komentar positif dan doa untuk kesembuhan dr. Tirta pun ikut mengalir di laman komentar unggahan tersebut. (*/ Tribunjogja.com )

Sumber:

Kompas.com judul "Cerita Dokter Tirta, Influencer yang Terjun Langsung Lindungi Tenaga Medis dari Covid-19", https://megapolitan.kompas.com/read/2020/03/29/12163261/cerita-dokter-tirta-influencer-yang-terjun-langsung-lindungi-tenaga-medis?page=all#page4.

serambinews.com (via tribun-timur.com) dengan judul Dokter Tirta Jadi PDP Covid-19, Masuk RS karena Sakit Bronkitis, Titipkan Ini ke Anies Baswedan, https://aceh.tribunnews.com/2020/03/29/dokter-tirta-jadi-pdp-covid-19-masuk-rs-karena-sakit-bronkitis-titipkan-ini-ke-anies-baswedan?page=all. 

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Kisah Dokter Tirta Berjuang Bantu Tenaga Medis Lawan Virus Corona hingga Kabar Kondisi Kesehatannya, https://jogja.tribunnews.com/2020/03/29/kisah-dokter-tirta-berjuang-bantu-tenaga-medis-lawan-virus-corona-hingga-kabar-kondisi-kesehatannya?page=all.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Deddy Corbuzier jadi Mualaf, sang Putra Beri Jawaban 'Oke' hingga Belum Tentukan Nama Baru, https://www.tribunnews.com/seleb/2019/06/21/deddy-corbuzier-jadi-mualaf-sang-putra-beri-jawaban-oke-hingga-belum-tentukan-nama-baru?page=all.
Penulis: Pravitri Retno Widyastuti
Editor: Siti Nurjannah Wulandari

Editor: Yoseph Hary W

Penulis: Hasyim Ashari
Sumber: Pos Kupang

Berita Populer