Kanal

Aturan Jam Malam di Kabupaten Sikka NTT, Cegah Covid-19 Virus Corona, Warga Keluyuran Denda Rp1 Juta

Cegah Covid-19 Virus Corona, Kabupaten Sikka NTT Lakukan Jam Malam, Warga Keluyuran Denda Rp 1 Juta

Menurutnya, virus Corona mudah menular dari orang ke orang dan dapat berakibat fatal pada kematian. Oleh karena itu, kebijakan Bupati Sikka perlu didukung oleh semua warga.

"Ini (jam malam dan denda Rp 1 juta) memiliki perpesktif komunikasi kesehatan. Berorientasi menyelamatkan warga agar tidak menjadi korban Covid-19," kata Gery.

"Tentu saja setelah masa 14 hari, setiap kebijakan itu harus dievaluasi lagi. Warga perlu mendukung upaya ini, sebab Covid-19 sudah menjadi pandemi, meluas merebak tak mengenal batas daerah dan negara," tambah Gery.

Mantan anggota DPRD Sikka, Okto Gleko setuju keputusan Bupati Sikka memberlakukan jam malam. Namun dia kasihan dengan warga yang bakal terkena denda Rp 1 juta.

Petugas PMI Cabang Sikka, Senin (23/3/2020) petang menyemprotkan cairan desinfektan mengantasipasi wabah virus corona di RSUD dr.TC.Hillers Maumere, Pulau Flores, NTT (POS-KUPANG.COM/EGINIUS MOA)

"Saat ini ekonomi kita sangat lesu akibat aktivitas yang dibatasi. Kasihan warga. Seharusnya pemerintah melakukan sosialisasi lebih intens," ujar Okto.

Politisi Partai Demokrat ini mengatakan, langkah yang dibutuhkan saat ini adalah pencegahan berbasis masyarakat. Artinya masyarakat harus diberi kesadaran bahwa Covid-19 sangat berbahaya bukan saja bagi orang yang menderita, tetapi semua orang.

"Tentu saja denda Rp 1 juta bukan tujuan akhir dari kebijakan ini, tetapi menjadikan kesadaran penuh bagi masyarakat itu yang terpenting. Jika masih melawan, memang perlu dilakukan tindakan preventif dan sosialisasi dini," tandas Okto.

Mantan anggota DPRD Sikka, Simon Subandi mengatakan langkah apapun yang dilakukan pemeritah mencegah penularan wabah Covid-19 harus didukung semua elemen masyarakat.

Ramalannya Sering Terbukti, Wirang Birawa Sebut Virus Corona Segera Berlalu dari Indonesia,Cek Kapan

Menurutnya, kebijakan yang ditempuh untuk kebaikan bersama agar tidak menjadi korban penularan. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menyarankan sosialiasi penyadaran bahaya Covid-19 virus corona dilakukan lebih masif melibatkan semua elemen masyarakat.

Simon menyarankan peran serta tim perpadu dari TNI, Polri dan Satpol melakukan patroli pada siang hari membubarkan kerumunan warga di Kota Maumere dan di tempat rekreasi.

Halaman
1234
Penulis: Eugenius Moa
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Pos Kupang

Berita Populer