Kanal

7 Warga Desa di India Mengaku Baik-Baik Saja Meski Isolasi Diri di Atas Pohon

Ilustrasi penularan virus corona (Shutterstock)

POS-KUPANG.COM | NEW DELHI - Tujuh warga desa yang baru datang dari Chennai ke Distrik Purulia di Negara Bagian West Bengal di India, terpaksa melakukan karantina mandiri dengan mengisolasi diri di atas pohon di tengah virus corona. Sebab, tak ada cukup ruang di rumah mereka.

Mereka membangun hunian di puncak pohon dan memindahkan kasur mereka agar keluarga dan tetangga mereka aman.

Dilansir Daily Mirror Minggu (29/3/2020), mereka bakal tetap berada di pohon hingga masa karantina untuk mencegah virus corona berakhir.

Salah satu warga desa, Bijoy Sing Laya mengatakan, mereka langsung mendapat instruksi dari dokter untuk mengisolasi diri sepulangnya dari Chennai.

Jam Malam di Sikka Flores NTT, Warga Dilarang Keluar Rumah Usai Jam 7, Cegah Covid-19 Virus Corona

"Diputuskan kami harus diisolasi. Kami hidup di sini atas keinginan sendiri. Kami baik-baik saja dan tidak ada masalah," kata dia. Ucapan Laya terjadi di tengah eksodus massal yang dilakukan ribuan pekerja migran di tengah lockdown yang diterapkan pada pekan lalu.

Perdana Menteri India, Narendra Modi, meminta kepada 1,3 miliar warganya untuk tetap tinggal di rumah, dalam kebijakan berdurasi 21 hari. Namun belum sampai sepekan lockdown itu diterapkan, kekacauan terjadi dengan banyak pekerja migran yang bergantung pada pendapatan harian memilih pulang kampung.

Dalam pernyataannya yang disiarkan di media massa, Modi meminta maaf dan menyebut hanya itulah opsi yang mereka punya untuk memberantas virus corona.

Saat ini, Negeri "Bollywood" mengumumkan 1.071 orang positif terjangkit virus dengan nama resmi SARS-Cov-2, dengan 29 di antaranya meninggal. (kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Virus Corona, Warga Desa di India Terpaksa Isolasi Diri di Atas Pohon", https://www.kompas.com/global/read/2020/03/30/163004570/virus-corona-warga-desa-di-india-t erpaksa-isolasi-diri-di-atas-pohon?page=all#page2..

Editor: Hermina Pello
Sumber: Kompas.com

Ketemu di Jakarta setelah Diculik, Gadis di Jambi Telepon Keluarga, Ayah: Lari, Minta Tolong Warga

Berita Populer