Kanal

Pangeran Charles Terkena Virus Corona, Ahli Waris Inggris Tertular Covid-19 dari Artis Cantik India?

Pangeran Charles dan Artis India Bollywood Kanika Kapoor


Kanika Kapoor dan Pangeran Charles.(India Today)

Dalam foto itu, Kanika bisa terlihat mengenakan gaun oranye.

Ada pula, foto sang penyanyi bergaun perak berkilau yang tampak berdiri di samping Pangeran Charles dan Duchess of Cornwall, yang dibagikan beberapa pengguna Twitter.

Namun, India Today Anti-Fake News War Room (AFWA) menemukan bahwa gambar yang dibagikan itu sebenarnya dibuat sudah lama, yakni pada 2015 dan 2018.

Sementara dalam kunjungan Kanika ke Inggris baru-baru ini, belum jelas apakah dia bertemu lagi dengan Pangeran Charles.

Kanika saat ini sedang menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Lucknow, India, dan belum merespons saat dihubungi untuk mengklarifikasi perihal foto-foto itu.

Rocky Gerung Koleksi Lukisan Wanita Cantik di Rumah, Gagap saat Ditanya Ingin Punya Istri Berjilbab

Sejauh ini, ia juga belum membalas pesan yang media kirimkan.

Sementara dari penelusuran, foto-foto itu ditemukan dalam sejumlah berita yang tayang pada 2015.

Menurut artikel-artikel itu, Kanika akan tampil di acara amal penggalangan dana Elephant Family yang diselenggarakan oleh kerajaan.

Dalam acara inilah Kanika bertemu Pangeran Charles dan berbincang.

Alat pencarian juga membantu menemukan beberapa laporan berita dari 2018.

Kanika mengunggah foto itu di akun Twitter-nya setelah tampil di Istana Buckingham, Inggris, di hadapan Pangeran Charles dan Duchess of Cornwall.

Dia diundang ke istana untuk pesta besar yang diselenggarakan oleh keluarga kerajaan untuk menandai peringatan 10 tahun British Asian Trust.

Saat ini, Kanika dirawat di rumah sakit sejak minggu lalu dan sebelumnya dia diketahui menghadiri beberapa pesta kelas atas.

Sementara Pangeran Charles dirawat di rumah sakit pada Selasa malam dan dikatakan dalam kondisi stabil.

* Kabar Baik, Pasien Virus Corona Sembuh dari Covid-19 Meningkat Pesat, Berikut Daftarnya

Di tengah gejolak dukacita dan kepedihan karena wabah virus corona atau Covid-19 yang saat ini sudah menyebar ke seluruh dunia, terselip sebuah kabar baik.

Berdasarkan laporan yang disajikan Universitas John Hopkins, lebih dari 103.000 orang, tepatnya 103.396, dinyatakan sembuh.

Seperti misalnya Korea Selatan yang grafik pasien sembuh karena virus corona meningkat pesat.

Atau fakta bahwa Italia, negara dengan angka kematian Covid-19 tertinggi di dunia,

selama dua hari beruntun melaporkan penurunan data korban meninggal.

Momen tersebut merupakan bagian dari giat simulasi penanganan pasien suspect virus corona yang digagas jajaran Polres Cianjur. (KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN)

1. China laporkan lebih dari 70.000 pemulihan

Lebih dari 70.000 orang di China berhasil sembuh, di mana hampir 59.000 orang terjadi di Hubei, provinsi yang paling terdampak wabah.

Beijing mengklaim mereka bisa menghentikan penyebaran. Indikatornya adalah satu kasus domestik yang diumumkan pada Minggu (22/3/2020).

Klaim tersebut terjadi setelah Negeri "Panda" melontarkan serangkaian kebijakan ketat.

Salah satunya adalah lockdown Wuhan, kota tempat di mana wabah terdeteksi.

Meski begitu, China melaporkan adanya kasus impor.

Pada Minggu, mereka melaporkan 46 kasus, dengan 13 di antaranya terjadi di ibu kota Beijing.

Karena itu guna mencegah gelombang kedua, pemerintah setempat mengalihkan penerbangan ke 12 bandara, dan menerapkan pemeriksaan kesehatan bagi pendatang.

Foto ini diambil pada Selasa (18/02/2020) Seorang dokter sedang menangani pasien yang telah pulih dari infeksi virus corona (COVID-19) menyumbangkan plasma di Wuhan di Hubei, China. Sebelumnya Pejabat kesehatan China pada 17 Februari kemarin mendesak pasien yang telah pulih dari coronavirus untuk menyumbangkan darah sehingga plasma dapat diekstraksi untuk mengobati orang lain yang sakit kritis. (STR/AFP/China OUT)

2. Sepertiga penderita di Korea Selatan sembuh

Negeri "Ginseng", yang menjadi klaster terbesar Asia (9.037 kasus), mengumumkan sepertiga pasien, atau 3.507, dinyatakan sembuh.

Kemudian pada Selasa (24/4/2020), Seoul hanya melaporkan 76 kasus harian, 14 hari beruntun mereka mengumumkan di bawah 100 infeksi.

Merujuk data dari Statista, Korea Selatan melakukan tes terhadap lebih dari 316.000 orang pada Minggu,

di mana langkah itu jadi titik penting mitigasi.

Yoon Tae-ho, direktur jenderal kesehatan Korsel menyatakan,

pihaknya tidak menurunkan kewaspadaan meski angkanya terus menurun.

"Masih terdapat naik turun meski tren-nya berkurang. Prioritas kami adalah mencegah infeksi sporadis dan kasus berulang," tegas Yoon.

Sejak Minggu, Seoul memberlakukan kebijakan social distancing selama 15 hari.

Melarang kegiatan agama, olahraga, dan hiburan.

Mayoriyas kasus virus corona yang ditemukan di Negeri "Ginseng" berasal dari kelompok keagamaan bernama Gereja Shincheonji.

Tes Covid-19 - Seorang pria berbicara kepada seorang perawat selama tes COVID-19 di sebuah bilik pengujian di luar rumah sakit Yangji di Seoul pada 17 Maret 2020. Sebuah rumah sakit Korea Selatan telah memperkenalkan bilik telepon. Hal tersebut dilakukan guna menghindari staf medis yang harus menyentuh pasien secara langsung dan mengurangi waktu disinfeksi. ((Ed Jones/AFP))

3. Korban sembuh Italia melebihi angka kematian

Hingga saat ini, Italia sudah melaporkan 6.077,

dan menjadi negara dengan korban meninggal tertinggi karena Covid-19 di dunia.

Meski begitu seperti diberitakan Newsweek, Roma patut berbangga.

Sebab saat ini, mereka sudah menyatakan 7.432 korban sudah pulih.

Selain itu dalam dua hari berturut-turut, Roma mengumumkan penurunan dalam laporan kematian harian sejak Minggu pekan lalu.

Begitu wabah tersebut menjangkiti pada Februari, Negeri "Pizza" menerapkan lockdown,

dan dimulai dari kawasan utara yang notabene wilayah paling parah.

Para pekerja medis membawa seorang pasien di bawah perawatan intensif ke rumah sakit sementara Columbus Covid 2 yang baru dibangun pada 16 Maret 2020 untuk para pasien coronavirus di Gemelli di Roma. Wabah Virus Corona di Italia Makin Parah, Orang Berusia 80 ke Atas akan Dibiarkan Mati jika Kondisinya Kritis. (ANDREAS SOLARO / AFP)

Di Vo, sebuah kota kecil di bagian Venezia, tes yang digelar berulang-ulang terhadap warganya membuat mereka tak lagi mencatatkan kasus infeksi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "[HOAKS] Penyanyi Kanika Kapoor Tularkan Virus Corona ke Pangeran Charles", https://www.kompas.com/hype/read/2020/03/26/100817466/hoaks-penyanyi-kanika-kapoor-tularkan-virus-corona-ke-pangeran-charles?page=all.

Editor : Andi Muttya Keteng PangerangArtikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul Meningkat Pesat! Pasien Sembuh dari Virus Corona atau Covid-19, Berikut Daftarnya, https://kupang.tribunnews.com/2020/03/26/meningkat-pesat-pasien-sembuh-dari-virus-corona-atau-covid-19-berikut-daftarnya?page=all.

Editor: Bebet I Hidayat

Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Kompas.com

Berita Populer