Kanal

Puasa Rajab Bid'ah atau Sunnah? Begini Penjelasan Buya Yahya Al Bahjah Berikut Dalil-Dalilnya

Puasa Rajab Bid'ah atau Sunnah? Begini Penjelasan Buya Yahya Al Bahjah Berikut Dalil-Dalilnya

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

“Ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan bulan Sya’ban dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadhan.”

Lantas apa makna dan keutamaan Bulan Rajab?, berikut penjelasan para ulama.

Menurut Ustadz Abdul Somad dalam sebuah video ceramahnya, tak ada ketentuan khusus disebutkan dalam Alquran atau hadis Nabi Muhammad tentang amalan di bulan ini.

“Hadis Rasulullah tentang keutamaan bulan Rajab sahih, tetapi tak ada disebutkan tentang amalan khususnya. Cuma disebutkan secara umum yaitu berpuasalah di bulan-bulan haram."

"Haram di sini berarti mulia, berasal dari kata Bahasa Arab, yaitu hurum, berarti kehormatan, mulia. Jadi bulan-bulan haram itu artinya adalah bulan-bulan mulia,” jelasnya.

Bulan haram dalan Islam ada empat, yaitu Zulkaidah, Zulhijjah, Muharram dan Bulan Rajab.

“Sesuai hadis tersebut, disebutkan anjuran agar kita berpuasa di bulan-bulan ini. Jadi, khusus Rajab tak ada dijelaskan apa saja amalan khususnya karena di hadis ini penjelasannya secara umum tak mengkhususkan ke Rajab,” tambahnya.

Selama bulan Rajab, selain berpuasa, kita bisa menghiasinya dengan amalan-amalan baik lainnya jika mau.

Misalnya, berzikir, membaca Alquran, bersedekah dan sebagainya.

Ustad Abdul Somad juga membeberkan beberapa amalan sunnah dan Bidah di Bulan Rajab.

Berikut video penjelasan Ustad Abdul Somad.

Sementara itu, menurut Ustadz Khalid Basalamah, ada lagi keistimewaan lainnya dari Rajab.

Halaman
1234
Penulis: Bebet I Hidayat
Sumber: Pos Kupang

Berita Populer